KabarMakassar.com — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Sulawesi Barat (Sulbar) mengembangkan Sistem Informasi SAPEDA untuk mengintegrasikan data harga pangan pasar secara real-time. Sistem ini disiapkan untuk mendukung pengendalian inflasi di Sulawesi Barat.
Kepala DiskominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengatakan pengembangan sistem tersebut merupakan bagian dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam mengendalikan inflasi daerah.
SAPEDA dirancang untuk menampilkan data harga bahan pokok melalui dasbor yang akurat dan terkini. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pendukung pemerintah dalam menentukan kebijakan terkait pengendalian inflasi.
Dalam pengembangannya, Diskominfoss Sulbar menjadikan sistem dan pengalaman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai referensi. Langkah ini dilakukan untuk mendorong integrasi data harga pangan dari pasar tradisional di Sulawesi Barat secara lebih cepat.
Ridwan menyampaikan hal tersebut setelah melakukan kunjungan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Kamis (23/07).
Melalui pengembangan SAPEDA, Diskominfoss Sulbar berupaya memperkuat pengelolaan informasi harga pangan agar data yang tersedia dapat mendukung pengambilan kebijakan secara lebih tepat.