KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sistem penyebaran informasi cuaca dan kebencanaan melalui kolaborasi antara Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan dan BMKG Wilayah IV.
Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan informasi yang diterima masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Penguatan koordinasi antarlembaga dinilai penting agar informasi meteorologi dan kebencanaan dapat disampaikan secara luas dan tepat waktu.
Langkah tersebut juga diarahkan untuk meminimalkan risiko dampak bencana akibat keterlambatan informasi di lapangan.
Kolaborasi tersebut difokuskan pada integrasi sistem penyampaian informasi cuaca dan kebencanaan melalui pemanfaatan kanal komunikasi digital milik pemerintah daerah.
Optimalisasi kanal digital dinilai menjadi solusi untuk menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Selain itu, integrasi sistem komunikasi diharapkan dapat mengurangi kesenjangan informasi antara pusat data dan masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Salim Basmin, menyatakan bahwa penguatan kerja sama dengan BMKG Wilayah IV menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan publik berbasis data.
Ia menilai akurasi informasi merupakan faktor penting dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana. Pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas penyampaian informasi publik.
“Kami memandang kolaborasi dengan BMKG Wilayah IV sebagai bagian penting dalam memastikan masyarakat Sulawesi Selatan mendapatkan informasi cuaca dan potensi bencana secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Salim Basmin, Jumat (17/04/2026).
Selain peningkatan kecepatan informasi, pemerintah daerah juga menilai pentingnya peningkatan literasi masyarakat terhadap informasi cuaca. Pemanfaatan teknologi informasi diharapkan dapat membantu masyarakat memahami risiko cuaca yang semakin dinamis.
Pemprov Sulsel terus memperluas penggunaan kanal digital resmi untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat bersumber dari data yang valid. Dengan langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat merespons peringatan dini secara lebih cepat dan tepat.
Di sisi lain, pihak BMKG Wilayah IV menilai kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas penyebaran informasi kebencanaan.
Integrasi sistem komunikasi antarlembaga dinilai mampu mempercepat distribusi data meteorologi dan geofisika kepada masyarakat. Dukungan pemerintah daerah juga dianggap penting dalam memperluas jangkauan informasi hingga ke tingkat masyarakat bawah.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai potensi risiko bencana.
Pemprov Sulsel juga menilai sistem informasi yang cepat dan akurat menjadi salah satu faktor utama dalam upaya mitigasi bencana.
Selain kesiapan sistem, kesiapan masyarakat dalam menerima dan memahami informasi juga menjadi bagian penting dalam pengurangan risiko bencana. Dengan sistem yang terintegrasi, dampak dari potensi bencana diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin.














