KabarMakassar.com -- Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan terus memantau kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Pemantauan dilakukan terhadap 24 kabupaten/kota, termasuk kesiapan dinas pendidikan dan sekolah yang akan melaksanakan TKA.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin mengatakan persiapan pelaksanaan TKA saat ini sudah berjalan. Disdik Sulsel juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan telah dipersiapkan.
"Kita kemarin sudah on progress sebenarnya untuk persiapan-persiapan ini tapi kita tetap melakukan monitoring bagaimana kesiapan-kesiapan semua 24 kabupaten kota, termasuk di dinas kabupaten kota. Karena ini kan dilaksanakan secara serentak nanti. Itu saja yang kami lakukan," kata Iqbal, Senin (05/10).
Menurut Iqbal, koordinasi dengan kementerian terkait juga telah dilakukan untuk mematangkan persiapan TKA. Koordinasi tersebut mencakup kesiapan pelaksanaan di sekolah, termasuk kebutuhan yang berkaitan dengan digitalisasi.
"Kami sudah intens koordinasi dengan kementerian terkait dengan bagaimana melakukan persiapan-persiapan, kesiapannya semua pelaksanaan di sekolah-sekolah. Tentu ini kan terkait dengan masalah digitalisasi apa segala macam. Itu juga kita sudah buatkan permintaan semua," ujarnya.
Selain memastikan kesiapan teknis, Disdik Sulsel juga melakukan penguatan pembelajaran untuk membantu siswa menghadapi TKA. Langkah tersebut dilakukan dengan mengacu pada pengalaman pelaksanaan TKA sebelumnya, khususnya dalam mempersiapkan siswa agar lebih terbiasa menghadapi pola ujian.
Iqbal mengatakan sekolah, terutama jenjang SMA, telah diarahkan untuk memperkuat proses pembelajaran yang berkaitan dengan kebutuhan TKA. Penguatan tersebut mencakup literasi dan numerasi yang dinilai penting dalam menghadapi tes.
"Jadi memang sejak pengalaman TKA tahun lalu itu kita sudah arahkan semua kepala sekolah, khususnya kami ya, di tingkat SMA itu untuk melakukan proses pembelajaran yang memang terkait dengan masalah bagaimana nanti menghadapi TKA-nya anak-anak," jelasnya.
"Penguatan literasi, penguatan numerasi, itu kami sudah arahkan sekolah untuk memperkuat itu. Supaya anak-anak nanti memang betul-betul dia paham nanti ketika menghadapi TKA ini, dia enggak kaget lagi seperti tahun lalu yang awal baru mulai. Semoga tahun ini mereka sudah siap," lanjut Iqbal.
Penguatan pembelajaran juga dilakukan pada mata pelajaran yang menjadi bagian dari persiapan siswa menghadapi TKA. Disdik Sulsel mengoptimalkan sejumlah program pembelajaran dan pendampingan di sekolah, termasuk penguatan Bahasa Inggris.
Iqbal mencontohkan program English Camp yang telah dilaksanakan di hampir seluruh sekolah. Selain itu, sekolah juga diarahkan untuk memberikan pembimbingan belajar pada mata pelajaran tertentu sebagai bagian dari persiapan menghadapi TKA.
"Kalau itu kan kita juga sudah punya program sekarang kayak bahasa Inggris. Sekarang kan kita ada kemarin melakukan English Camp misalnya. Itu kita sudah laksanakan hampir di semua sekolah. dan kami juga ingatkan mapel-mapel khusus itu untuk melakukan pembimbingan belajar di setiap sekolahnya. Jadi ya mudah-mudahan dengan model itu mereka memang sudah menyiapkan siswanya untuk menghadapi TKA nanti, insyallah," tuturnya.
Iqbal berharap berbagai persiapan yang dilakukan sejak sebelum pelaksanaan TKA dapat membuat siswa lebih siap secara akademik. Pengalaman pelaksanaan TKA sebelumnya menjadi evaluasi bagi sekolah untuk melakukan penguatan pembelajaran lebih awal.
Disdik Sulsel juga memastikan pemantauan tidak hanya dilakukan pada aspek akademik siswa, tetapi mencakup kesiapan pelaksanaan di tingkat kabupaten/kota dan sekolah. Monitoring tersebut dilakukan agar pelaksanaan TKA di seluruh wilayah Sulsel dapat berjalan sesuai persiapan yang telah ditetapkan.
Diketahui, pelaksanaan utama TKA akan berlangsung secara bertahap pada 26 Oktober sampai dengan 8 November 2026 sesuai pembagian gelombang, sedangkan pelaksanaan susulan dijadwalkan pada 16 sampai dengan 29 November 2026.
Penulis: Syamsi Nur Fadhila