kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dewan Minta Orang Tua di Makassar Awasi Anak Main Tembak-tembakan di Jalanan

Dewan Minta Orang Tua di Makassar Awasi Anak Main Tembak-tembakan di Jalanan
Senjata Mainan. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Fenomena permainan tembak-tembakan menggunakan pistol mainan jenis omega di Kota Makassar mulai menuai sorotan.

Aktivitas tersebut dinilai meresahkan masyarakat karena kerap dilakukan di ruang publik hingga mengganggu ketertiban, bahkan sempat memicu kemacetan lalu lintas.

Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak agar permainan tersebut tidak disalahgunakan.

Ia menilai permainan pistol mainan sebenarnya tidak menjadi masalah selama dilakukan secara wajar di lingkungan rumah. Namun jika digunakan untuk menakuti orang lain atau dimainkan di jalan raya dalam bentuk perang-perangan, hal itu bisa membahayakan dan meresahkan masyarakat.

“Peran orang tua sangat penting memberikan edukasi kepada anak-anak. Bermain pistol mainan di rumah mungkin tidak masalah, tapi jangan digunakan untuk menakuti orang atau melakukan perang-perangan yang bisa membahayakan orang lain,” ujarnya, Rabu (11/3)

Menurutnya, maraknya permainan tembak-tembakan di ruang publik perlu mendapat perhatian bersama karena selain berisiko menimbulkan cedera, aktivitas tersebut juga bisa mengganggu ketertiban umum.

Di sisi lain, ia menilai ruang aktivitas bagi anak muda sebenarnya cukup tersedia di Makassar. Berbagai fasilitas umum dan ruang terbuka hijau (RTH) telah disiapkan untuk dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beraktivitas.

Namun ia mengakui kegiatan yang selama ini berkembang di ruang-ruang publik tersebut masih didominasi aktivitas olahraga. Sementara wadah kegiatan lain bagi anak muda dinilai belum merata hingga ke tingkat lingkungan.

Karena itu, ia mendorong adanya upaya untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan positif bagi generasi muda agar mereka memiliki ruang penyaluran aktivitas yang lebih terarah.

“Fasilitas publik sebenarnya sudah ada, seperti ruang terbuka hijau dan fasilitas umum lainnya. Tapi kegiatan untuk anak muda masih perlu diperbanyak agar mereka punya wadah aktivitas yang positif,” tukasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi turut menyoroti fenomena yang belakangan muncul di kalangan remaja di Makassar, yakni bermain menggunakan senjata mainan sambil berkendara di jalan.

Diketahui, aksi tembak-tembakan menggunakan senjata mainan jenis “omega” yang berpeluru plastik hingga jeli marak terjadi di Makassar selama bulan Ramadan.

Appi menekankan, aktifitas tersebut perlu segera ditangani secara bersama-sama karena berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia menegaskan permainan yang dianggap sebagai hiburan mesti dilakukan di lokasi yang semestinya, bukan di jalaanan.

Appi menilai langkah pencegahan dan pembinaan perlu dilakukan secara bersama oleh aparat, pemerintah, serta lingkungan keluarga agar perilaku tersebut tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan.

“Fenomena ini harus segera diselesaikan karena sudah mulai meresahkan dan berpotensi merugikan masyarakat,” tegasnya.

error: Content is protected !!