KabarMakassar.com — Masyarakat Kota Makassar belakangan di khawatirkan dengan sejumlah perang kelompok atau tawuran dibeberapa wilayah.
Merespon hal itu, Komandan Kodim (Dandim) 1408/Makassar, Letkol Kavaleri Ino Dwi Setyo Darmawan menegaskan kesiapan TNI untuk mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, menyusul maraknya perkelahian antarkampung di sejumlah wilayah.
Ia meminta camat dan lurah memperkuat koordinasi hingga tingkat kelurahan serta menjalankan program nyata untuk mencegah konflik berulang di Kota Makassar.
Tak hanya itu, menurutnya pelibatan tokoh masyarakat dinilai penting untuk mengidentifikasi pihak dan persoalan yang berpotensi memicu tawuran.
Ino menyampaikan dukungan tersebut dalam rapat koordinasi bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, camat, lurah, serta unsur TNI-Polri, di lantai II Balaikota Makassar ruang Sipakatau, Selasa (20/10).
Menurutnya, komunikasi di tingkat paling bawah perlu diperkuat agar persoalan di masyarakat dapat segera diketahui dan ditangani lebih cepat.
“Dengan maraknya perkelahian antarkampung belakangan ini, berarti kita harus tingkatkan lagi komunikasi yang sudah terjalin, agar bisa mendeteksi dini konflik yang akan terjadi bahkan menekan tawuran sebelum terjadi,” ujarnya.
Ia berharap camat dan lurah menggandeng tokoh-tokoh yang memahami kondisi sosial wilayahnya, terutama mereka yang mengetahui titik-titik rawan dan persoalan yang berulang kali memicu konflik.
Ino menegaskan, jajaran TNI siap mendukung langkah pencegahan bersama aparat kepolisian dan pemerintah setempat. Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga diharapkan terlibat aktif dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masyarakat.
“Kami beserta Babinsa dan Bhabinkamtibmas siap 1 kali 7 kali 24 jam,” ujarnya.
Selain mencegah tawuran di Kota Makassar, Ino menyatakan dukungannya terhadap penindakan hukum kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam konflik. Ia meminta proses tersebut dikawal bersama agar penanganan tidak berhenti pada penyelesaian di lapangan tetapi benar-benar dapat dihilangkan.
“Kita semuanya mengharapkan bahwasanya tokoh-tokoh di balik itu harus segera kita tindaklanjuti secara hukum, dan harus kita kawal bersama,” tegasnya.
Menurut Ino, stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan pembangunan Kota Makassar.
"Jadi tentu bahwa sinergi antara pemerintah kota, TNI, Polri, dan masyarakat diperlukan untuk mencegah konflik sekaligus menjaga kondisi kota tetap kondusif, baik hari ini ataupun kedepannya, kita semua adalah satu kesatuan yang tidak. Ia berjalan terpisah untuk mengatasi konflik, harus jalan bersama untuk menyelesaikan perang kelompok itu," tukasnya.
Penulis: Nursinta