Langsung ke konten
News

Bupati Toraja Utara Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Berkarakter dan Berintegritas

Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong membuka Seminar dan Pelatihan KKR Oikumene serta menekankan pentingnya karakter dan integritas pemimpin masa depan.

Nofisari Diperbarui
Seminar dan Pelatihan KKR Oikumene (Dok: Ist)
Seminar dan Pelatihan KKR Oikumene (Dok: Ist)

KabarMakassar.com – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, membuka kegiatan Seminar dan Pelatihan KKR Oikumene bertema “Pemulihan Bapa dan Hidup Kudus” yang dirangkaikan dengan Pelayanan Misi Holistik Nusantara di Rantepao, Kamis (29/10)

Frederik Victor Palimbong menekankan pentingnya mempersiapkan pemimpin masa depan yang memiliki karakter unggul, integritas, serta kepedulian terhadap masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan politik, tetapi juga mencakup pelayanan, organisasi, gereja, dan berbagai aspek kehidupan.

Ia menjelaskan bahwa proses politik memiliki kaitan erat dengan kehidupan masyarakat karena berbagai kebijakan publik yang menyangkut pelayanan, kesejahteraan, dan pembangunan daerah ditentukan melalui mekanisme pemerintahan.

“Karena itu, kita harus memastikan bahwa orang-orang yang diberikan kepercayaan dan tanggung jawab adalah mereka yang memiliki karakter baik, integritas, serta kepedulian terhadap kesejahteraan sesama,” ungkapnya.

Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa kepemimpinan membutuhkan proses pembentukan dan persiapan yang berkelanjutan. Ia mencontohkan tokoh Alkitab, Yusuf dan Daniel, yang melalui proses pembentukan sebelum dipercaya mengemban tanggung jawab penting di lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, pembentukan karakter harus dimulai sejak dini, termasuk melalui pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah, dan gereja. Karakter yang kuat menjadi fondasi penting dalam melahirkan pemimpin yang mampu menjalankan tanggung jawab secara bijaksana dan berintegritas.

Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan dalam perjalanan hidup bukanlah alasan untuk menyerah, melainkan kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan terus memelihara pengharapan.

Frederick berharap seminar dan pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan kepada peserta, tetapi juga mendorong mereka membagikan nilai-nilai positif yang diperoleh kepada lingkungan masing-masing.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya berharap setiap peserta dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh. Dengan demikian, semakin banyak orang yang memiliki karakter baik, jiwa kepemimpinan, takut akan Tuhan, dan menjauhi kejahatan,” harapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mendukung berbagai kegiatan positif yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam membentuk generasi yang produktif, cerdas, sehat, dan berkarakter.

Menurutnya, pembinaan kepemimpinan melalui kegiatan keagamaan dan organisasi merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan seluruh peserta atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, berkarakter unggul, dan peduli terhadap masyarakat.

Kegiatan Seminar dan Pelatihan KKR Oikumene yang dirangkaikan dengan Pelayanan Misi Holistik Nusantara ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong keterlibatan gereja dan masyarakat dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Toraja Utara.

 

Penulis: Jerni Bening

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua