KabarMakassar.com – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, membuka Rapat Koordinasi Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas Tingkat Kabupaten Toraja Utara, yang berlangsung di Misiliana Hotel, Kamis (01/10).
Kegiatan ini menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk memperkuat implementasi pelayanan kesehatan primer dan komunitas sekaligus menyatukan komitmen berbagai perangkat daerah, fasilitas kesehatan, serta pemangku kepentingan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Toraja Utara.
Dalam laporan panitia pelaksana, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Program Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara Tahun 2026, khususnya pada bidang pelayanan kesehatan.
Rapat koordinasi ini bertujuan mengevaluasi capaian program strategis, mengidentifikasi berbagai hambatan dalam implementasi pelayanan kesehatan primer dan komunitas, serta merumuskan strategi penguatan pelayanan.
Selain itu, kegiatan diarahkan untuk membangun keterlibatan dan komitmen bersama lintas sektor dan pemangku kepentingan dalam penyusunan rekomendasi serta tindak lanjut program kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati Frederik Victor Palimbong menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, rapat koordinasi tersebut harus menghasilkan pemahaman yang sama mengenai integrasi pelayanan kesehatan primer sehingga seluruh pihak dapat mengambil peran sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
“Yang kita bicarakan hari ini adalah bagaimana meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Toraja Utara. Dan itu kita mulai dari pelayanan yang optimal, terutama di puskesmas,” ujar Frederik.
Bupati juga menyoroti sejumlah capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang masih perlu mendapat perhatian dan ditingkatkan. Di antaranya pelayanan kesehatan balita yang berada pada kisaran 65 persen, pelayanan kesehatan usia lanjut sekitar 38 persen, pelayanan kesehatan penderita hipertensi sekitar 52 persen, serta pelayanan bagi masyarakat yang berisiko terinfeksi HIV yang masih perlu diperkuat.
Ia meminta seluruh jajaran terkait tidak hanya berfokus pada pencapaian angka, tetapi juga memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal.
“Jangan sampai kita mengatakan capaian sudah baik, tetapi skrining dan pelayanan di lapangan belum optimal. Karena itu, kita perlu meningkatkan pelayanan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang baik,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, balita, kelompok usia lanjut, penyakit tidak menular, serta pencegahan dan pengendalian penyakit menular harus menjadi bagian penting dari pembangunan kesehatan di Toraja Utara.
Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan peran puskesmas dan posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam mendorong program pembangunan daerah, termasuk upaya Pemerintah Kabupaten Toraja Utara memperoleh dukungan program pengelolaan sampah yang berkaitan erat dengan kesehatan dan kualitas lingkungan.
Terkait berbagai persoalan kesehatan, termasuk stunting, tuberkulosis, HIV, hipertensi, dan rendahnya cakupan skrining, Bupati mengajak seluruh pihak untuk memperkuat edukasi, komunikasi, pendekatan kepada masyarakat, serta meningkatkan cakupan pelayanan.
Bupati berharap seluruh peserta, khususnya pimpinan perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, dan jajaran tenaga kesehatan, dapat memperkuat kolaborasi dalam menjalankan pelayanan kesehatan primer dan komunitas.
“Tidak bisa lagi kita berbicara tentang kesehatan primer kalau kemudian pelayanan di puskesmas tidak optimal. Karena itu, mari kita berkolaborasi meningkatkan pelayanan kesehatan dan pada akhirnya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Toraja Utara,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati Frederik Victor Palimbong secara resmi membuka Rapat Koordinasi Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas Tingkat Kabupaten Toraja Utara.
Penulis: Jerni Bening