Langsung ke konten
News

Bupati dan Kapolres Toraja Utara Tinjau Lokasi Karhutla di Baruppu’

Bupati dan Kapolres Toraja Utara meninjau lokasi karhutla di Baruppu’ yang menghanguskan sekitar lima hektare lahan milik warga.

Nofisari Diperbarui
Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong bersama Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Baruppu’ (Dok: Ist)
Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong bersama Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Baruppu’ (Dok: Ist)

KabarMakassar.com – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong bersama Kapolres Toraja Utara, AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat, meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Baruppu’, Rabu (04/11).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung dampak kebakaran yang terjadi pada 29 Oktober 2026 di ruas jalan poros Pangala–Baruppu’. Area pemakaman yang turut terdampak kobaran api juga menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Kapolres didampingi anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), personel Polres Toraja Utara, unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Kapolres Toraja Utara, AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran tersebut diduga dipicu tindakan pembakaran yang disengaja oleh seorang warga di wilayah Kecamatan Baruppu’.

Menurutnya, peristiwa bermula ketika seorang warga berhenti saat mengendarai sepeda motor, kemudian membakar ranting dan vegetasi kering di sekitar lokasi. Api selanjutnya merambat hingga membakar kurang lebih lima hektare lahan milik masyarakat, termasuk tanaman perkebunan produktif.

Pihak kepolisian telah mengamankan dan menahan terduga pelaku di Polres Toraja Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penanganan perkara tersebut didukung keterangan saksi dan alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik.

Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama pada musim kering ketika vegetasi dan ranting di sekitar kawasan hutan maupun perkebunan mudah terbakar.

Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan karena dampaknya tidak hanya merugikan pemilik lahan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan warga serta merusak lingkungan.

Sementara itu, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong mengatakan kunjungan tersebut tidak hanya untuk melihat kondisi lokasi kebakaran, tetapi juga menjadi kesempatan berdialog dengan masyarakat mengenai kebutuhan pembangunan di Kecamatan Baruppu’.

Frederik menegaskan pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap pembangunan seluruh wilayah tanpa membedakan latar belakang politik maupun pilihan masyarakat dalam pemilihan kepala daerah.

Terkait infrastruktur jalan, ia menyebut Pemkab Toraja Utara telah mengalokasikan anggaran secara bertahap. Pada tahun sebelumnya, anggaran sekitar Rp5 miliar telah disiapkan dan kembali ditambahkan pada 2026.

Selain itu, pemerintah daerah berencana mengupayakan percepatan penanganan ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pemkab Toraja Utara telah menyiapkan alternatif dukungan anggaran sekitar Rp11 miliar yang akan dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi melalui mekanisme kerja sama dan penyesuaian kewenangan.

Pemerintah daerah juga merencanakan pembenahan fasilitas olahraga di Baruppu’, termasuk pembangunan lapangan dengan rumput sintetis, penerangan, dan fasilitas pendukung lainnya. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan hasil survei teknis serta kemampuan anggaran daerah.

Di sektor ekonomi, Frederik mengungkapkan Toraja Utara telah ditetapkan sebagai salah satu dari 10 kabupaten/kota prioritas nasional dalam program kerja sama dengan Kementerian Pertanian.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan potensi unggulan daerah, seperti perkebunan kopi, alpukat, hortikultura, dan peternakan.

Khusus pengembangan kopi, pemerintah daerah menyebut terdapat alokasi bantuan untuk pengembangan sekitar 1.650 hektare tanaman kopi, termasuk dukungan bibit dan biaya penanaman. Pemerintah juga akan menginventarisasi lahan perkebunan serta mendorong pola kemitraan plasma dengan tetap memperhatikan ketentuan dan status kawasan hutan.

Bupati turut mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui sistem keamanan lingkungan (Siskamling), serta memanfaatkan program pemerintah di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pemberdayaan ekonomi.

Usai meninjau lokasi karhutla dan berdialog dengan masyarakat, Bupati bersama Kapolres melanjutkan kunjungan ke SD Negeri 3 Baruppu’ Balereng. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pembagian susu kepada para murid sebagai bentuk perhatian terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan anak usia sekolah.

Melalui kunjungan tersebut, Pemkab Toraja Utara bersama Polres Toraja Utara berharap sinergi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat semakin kuat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, menjaga keamanan lingkungan, serta mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Baruppu’.

 

Penulis: Jerni Bening

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua