Langsung ke konten
News

Bengkel di Takalar Terbakar, Api Merambat hingga Rumah Panggung

Kebakaran terjadi di Dusun Bilabilayya, Takalar, menghanguskan bengkel motor dan rumah panggung kayu. Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.

Nofisari
Kebakaran menghanguskan bengkel motor dan merambat hingga ke satu unit rumah panggung milik warga di Takalar (Dok: Sholeh Sibali KabarMakassar)
Kebakaran menghanguskan bengkel motor dan merambat hingga ke satu unit rumah panggung milik warga di Takalar (Dok: Sholeh Sibali KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Kebakaran terjadi di Dusun Bilabilayya, Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (02/10) sekitar pukul 23.00 WITA.

Kebakaran tersebut menghanguskan sebuah bengkel motor dan merambat hingga ke satu unit rumah panggung milik warga bernama Pumpe Daeng Ngeppe (60).

Kanit Reskrim Polsek Mangarabombang, Aipda Aswar, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Syamsuddin Ngawing, api pertama kali terlihat di bagian bengkel yang berada di depan rumah korban.

"Ketika turun dari rumah, saksi melihat bengkel milik korban sudah terbakar, lalu api menyebar hingga ke rumah utama milik korban," ujar Aipda Aswar.

Sumber api diduga berasal dari bagian depan rumah atau area bengkel akibat korsleting arus pendek listrik. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan rumah panggung yang terbuat dari kayu.

Kebakaran mengakibatkan seluruh isi bengkel dan perabotan rumah tangga korban ikut terbakar. Sejumlah aset yang terdampak meliputi satu unit rumah panggung kayu beserta perabotannya, satu unit bengkel motor beserta peralatan perbaikan, satu unit sepeda motor Honda Supra Fit, serta stok bahan bakar minyak berupa bensin dan solar yang menjadi barang dagangan korban.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Pemda Takalar, Muhammad Said Daeng Joa, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan armada setelah menerima laporan kebakaran.

"Untuk memadamkan api di lokasi, kami menerjunkan 2 unit armada Damkar Pemda Takalar, ditambah bantuan 1 unit armada dari TNI Angkatan Laut. Total 3 unit armada yang dikerahkan berhasil memadamkan kobaran api dengan cepat," jelas Muhammad Said.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian material yang dialami korban akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua