KabarMakassar.com — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanah Nasional (PAN) Sulawesi Selatan (Sulsel) Ashabul Kahfi mengakui partainya kehilangan kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel.
Saat ini PAN hanya mendapatkan Empat kursi di DPRD Sulsel padahal sebelum partai berlogo matahari itu sempat di kursi Wakil Pimpinan, dengan kondisi itu kini menjadi target yang ingin dikembalikan melalui perolehan minimal 10 kursi di DPRD Sulsel.
Politisi asal Bantaeng itu menyebut target tersebut menjadi tanggung jawabnya sebagai Ketua DPW PAN Sulsel saat ini. Ia mengaku tidak ingin menyalahkan pihak lain atas hilangnya posisi pimpinan DPRD yang sebelumnya pernah ditempati PAN.
"Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa, tapi inilah mungkin kekurangan saya selama saya memimpin Partai Amanat Nasional," kata Kahfi dalam orasinya usai dilantik menjadi Ketua DPW PAN Sulsel di hotel Claro Kota Makassar, Rabu (07/10).
Menurut Kahfi, PAN Sulsel harus kembali merebut posisi pimpinan DPRD melalui penguatan struktur dan konsolidasi partai di seluruh daerah pemilihan se-Sulsel.
Ia menargetkan PAN meraih sedikitnya 10 kursi DPRD Sulsel yang tersebar di 11 daerah pemilihan yang ada.
"Ini yang menjadi fokus dan tanggung jawab saya. Saya pernah menjadi pimpinan DPRD tiga periode. Kemudian setelah saya, pimpinan itu menjadi lepas, jadi kita harus rebut itu kembali jangan biarkan lepas lagi pada pileg 2029 mendatang" ujarnya.
Kahfi menegaskan target tersebut bukan sekadar wacana. Ia menyebut perolehan 10 kursi menjadi sasaran yang harus diperjuangkan PAN Sulsel pada pemilu mendatang.
"Ini akan saya putus. Menghadirkan kursi kembali minimal 10 kursi di 11 dapil Sulawesi Selatan, ini tidak hanya target dan kerja satu orang, kita harus kerja bersama untuk menyukseskan target-target ini," tegasnya.
Untuk mengejar target tersebut, Kahfi mengatakan konsolidasi PAN di 24 kabupaten/kota telah dilakukan. Tahapan berikutnya diarahkan pada penguatan struktur partai hingga tingkat ranting dan desa.
"Pasca pelantikan ini, kami akan tinggal lanjut untuk membenahi infrastruktur partai di tingkat ranting hingga ke-desa, kita akan jalan dengan strategi yang lebih matang dan kuat," tukasnya.
Penulis: Nursinta