Langsung ke konten
News

Appi Target Pengangguran Makassar Turun di Bawah 5 Persen pada 2029

Pemkot Makassar menargetkan angka pengangguran turun di bawah 5 persen pada 2029. Munafri Arifuddin dorong investasi, lapangan kerja, dan pelatihan gratis.

ardiyanti Diperbarui
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Dok: Ist).
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan tingkat pengangguran terbuka turun di bawah 5 persen pada 2029 mendatang.

Hal itu disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menghadiri kegiatan tax gathering kanwil DJP Sulselbartra tahun 2026 dengan tema harmoni berkontribusi, wujud cinta untuk negeri yang dilaksanakan oleh kantor wilayah direktorat jenderal pajak sulawesi selatan, barat, dan tenggara di aula rongkong LT. 6 gedung keuangan negara II JL. Urip Sumoharjo KM 4 Makassar, Rabu (28/10).

Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, pencapaian target tersebut membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, iklim investasi yang kondusif, dan perluasan lapangan kerja.

Appi mengatakan, pertumbuhan ekonomi Makassar yang mencapai 7,04 persen harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan kesempatan kerja. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak boleh sekadar menjadi angka statistik, tetapi harus diikuti peningkatan kesejahteraan warga.

“Pertumbuhan ini kita harapkan bisa terus dijaga. Kami ingin pertumbuhan ekonomi tidak hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan dampak langsung terhadap ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,” kata Appi.

Untuk menekan pengangguran, Pemkot Makassar mendorong pengembangan aktivitas usaha dan peningkatan keterampilan tenaga kerja, khususnya generasi muda. Salah satu upaya yang dilakukan melalui program Makassar Creative Hub yang menyediakan pelatihan keterampilan secara gratis, mulai dari kewirausahaan hingga berbagai bidang jasa.

Fasilitas tersebut saat ini tersedia di kawasan Pantai Losari dan Jalan Nusantara, dengan rencana penambahan lokasi.

Appi menegaskan, penciptaan lapangan kerja membutuhkan keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, dan sektor swasta.

Ia juga menyoroti penurunan angka kemiskinan Makassar dari 4,36 persen pada tahun sebelumnya menjadi 4,22 persen pada 2026 sebagai salah satu indikator yang perlu terus diperbaiki melalui pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta pihak swasta dapat memberikan dampak pembangunan yang langsung dirasakan oleh warga Kota Makassar,” tukasnya.

 

Penulis: Nursinta

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua