KabarMakassar.com — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih, Munafri Arifuddin alias Appi, mulai menyiapkan strategi pembentukan kepengurusan baru dengan menetapkan kriteria jabatan sebelum menentukan figur yang akan mengisi struktur organisasi baru.
Appi menegaskan, penyusunan kepengurusan Demokrat Sulsel periode 2026–2031 tidak dilakukan dengan menunjuk nama terlebih dahulu.
Ia bersama tim formatur akan merumuskan kebutuhan organisasi, kemudian mencari kader yang dinilai memiliki kapasitas sesuai posisi masing-masing.
“Dalam menyusun kepengurusan, saya akan melibatkan tim membuat kriteria lalu mencari kader-kader terbaik. Bukan orangnya baru ditentukan kriterianya,” ungkap Appi, Sabtu (24/10).
Kata Appi, pendekatan tersebut diperlukan agar struktur kepengurusan yang terbentuk memiliki pembagian tugas yang jelas serta mampu menjalankan agenda politik partai secara efektif.
“Jadi, kriteria-kriteria inilah yang akan mencari orang-orang siapa yang tepat di dalam posisi itu,” sambung Wali Kota Makassar itu.
Appi juga memastikan proses pembentukan pengurus akan mempertimbangkan potensi, kapasitas, serta pengalaman kader, termasuk rekam jejak pengurus lama. Ia ingin seluruh elemen partai mendapat ruang dalam proses penataan organisasi.
“Langkah awal adalah membentuk kepengurusan. Saya tentu akan mencoba melihat bagaimana potensi-potensi kader masuk jajaran kepengurusan, melibatkan semua,” ujarnya.
Pembentukan struktur tersebut menjadi agenda utama setelah Appi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Demokrat Sulsel periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) V melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di Hotel Claro, Makassar, Jumat (23/10) malam lalu.
Appi mendapat waktu 30 hari untuk menyusun kepengurusan bersama tim formatur. Penyusunan struktur juga akan mengacu pada rancangan yang telah disampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
“Pembentukan kepengurusan, kita harapkan berjalan terarah, selaras dengan kebutuhan organisasi, serta menjadi fondasi bagi pelaksanaan agenda politik partai di Sulawesi Selatan, ke depannya,” tegas Appi.
Terpilihnya Appi ditopang dukungan 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, jajaran pengurus DPD, serta organisasi sayap partai.
Appi menilai dukungan tersebut menjadi modal awal untuk memperkuat konsolidasi internal dan membangun soliditas Demokrat Sulsel. Pemetaan potensi kader akan dilakukan agar kepengurusan baru dapat bekerja sesuai kebutuhan organisasi.
“Ke depan, pemetaan potensi kader menjadi bagian penting dalam membangun soliditas organisasi. Kita mau soliditas terjaga,” tuturnya.
Ia menegaskan, penyusunan kepengurusan dalam 30 hari ke depan harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memastikan organisasi berjalan efektif setelah pergantian kepemimpinan.
“Dukungan dari seluruh DPC dan DPD serta DPP menjadi modal awal untuk konsolidasi internal dan pembentukan kepengurusan dalam 30 hari ke depan,” tukas Appi.
Penulis: Nursinta