kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

Angkasa Pura 1 Siapkan Layanan Direct Flight Cargo Makassar-Hongkong

banner 468x60

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama PT Rusky Aero Indonesia Raindo United Services (RUS) menyelenggarakan Launching Ekspor Kargo Udara di Terminal Cargo Freighter Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Ekspor kargo yang menggunakan jenis pesawat Boeing 737-800  Converted Freighter berangkat langsung dari Makassar ke Hongkong.

Pemprov Sulsel

PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin turut serta mendukung dengan menyediakan fasilitas pelayanan bandar udara seperti terminal kargo, landasan pacu dan fasilitas pendukung lainnya.

“Makassar ini adalah kota besar sebagai HUB di Indonesia Tengah dan Timur. Jadi Bandara Sultan Hasanuddin secara infrastruktur dapat dan siap melayani serta memfasilitasi penerbangan kargo langsung ke luar negeri," ujar Wahyudi selaku General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanudddin.

Pada periode Januari-September tahun 2023, tercatat jumlah kargo internasional yang berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebanyak 1.268 ton.

Komoditi terbesar yang diberangkatkan keluar negeri adalah komoditas perikanan.

"Kita harus memanfaatkan jalur udara sebagai jalur utama pengiriman barang. Hari ini kita akan buka penerbangan kargo dari Makassar ke Hongkong. Akan kami dorong dan dukung pemanfaatan penerbangan langsung ini. Dan saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung," ujar  Bahtiar Baharuddin selaku PJ Gubernur Sulawesi Selatan.

Kedepannya tak hanya komoditas perikanan yang dikirim, produk UMKM diharapkan dapat diterbangkan keluar negeri agar perekonomian Sulawesi Selatan semakin tumbuh.

Kegiatan Launching diresmikan secara simbolisasi dengan pemukulam gendang oleh PJ Gubernur Sulawesi Selatan, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Direktur Utama PT Rusky Aero Indonesia dan Airport Operation, Security and Services Senior Manager mewakili General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

PDAM Makassar