Langsung ke konten
News

Anggota DPR Frederik Kalalembang Gandeng BPIP Perkuat Semangat Pancasila di Toraja Utara

Anggota DPR RI Frederik Kalalembang bersama BPIP menggelar penguatan relawan untuk mendorong penerapan nilai Pancasila di Toraja Utara.

Nofisari Diperbarui
Anggota DPR RI Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang bersama para peserta dalam kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Pancasila di DRIJ Hotel, Kabupaten Toraja utara (Dok: Jerni Bening KabarMakassar)
Anggota DPR RI Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang bersama para peserta dalam kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Pancasila di DRIJ Hotel, Kabupaten Toraja utara (Dok: Jerni Bening KabarMakassar)

KabarMakassar.com - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Demokrat Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang menggelar kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Hotel D'Rij Toraja Utara, Kecamatan Kesu', Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (26/09).

Kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat semangat kebangsaan dan menumbuhkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Frederik Kalalembang menggandeng Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Peserta terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, mahasiswa, hingga masyarakat umum di Toraja Utara.

Frederik mengatakan, menjaga dan menerapkan nilai-nilai Pancasila bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. 

Menurutnya, masyarakat juga memiliki peran penting dalam memastikan nilai persatuan, keadilan, dan toleransi tetap hidup dalam kehidupan sosial.

“Pancasila ini bukan hanya kita ucapkan, bukan hanya kita hafalkan, tetapi bagaimana kita melaksanakannya,” kata Frederik, berdasarkan keterangan yang diterima, Senin (28/09).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari sifat gengsi yang dalam bahasa Toraja disebut malongko'. 

Menurutnya, sikap tersebut perlu dihindari dengan terus membuka diri dan bertanya kepada orang yang lebih senior untuk menambah wawasan.

Selain itu, Frederik mendorong para relawan agar aktif menjadi pelopor narasi positif, termasuk di ruang digital. Ia menilai penyampaian informasi yang positif diperlukan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

"Berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat membutuhkan kehidupan yang rukun serta komunikasi yang baik," ucapnya. 

Ia menilai, kondisi tersebut dapat turut mendorong kehidupan masyarakat dan perekonomian menjadi lebih baik, termasuk mendukung perkembangan sektor pariwisata.

 

Penulis: Jerni Bening

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua