Langsung ke konten
News

Andi Alfian Datang ke Makassar Rayu Appi Masuk Demokrat

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendapat tawaran bergabung dengan Partai Demokrat. Appi merespons positif, namun menegaskan masih harus menyelesaikan proses internal di Partai Golkar.

ardiyanti
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi saat Bersama Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng (Dok: KabarMakassar).
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi saat Bersama Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi mendapat tawaran langsung untuk bergabung dengan Partai Demokrat.

Ajakan itu disampaikan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng yang datang langsung ke Makassar, Sabtu (03/10).

Alfian secara terbuka menyampaikan keinginannya agar Appi menjadi bagian dari Partai Demokrat. Ia menilai Appi merupakan salah satu figur muda yang dibutuhkan Demokrat untuk memperkuat partai di Sulawesi Selatan.

"Saya terus terang sebagai senior Partai Demokrat juga memikirkan bagaimana ke depan Partai Demokrat di Sulawesi Selatan. Dan saya melihat Partai Demokrat membutuhkan figur-figur muda seperti Bung Appi ini," kata Alfian.

Menurut mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut, pengalaman dan posisi Appi dinilai dapat menjadi kekuatan tambahan bagi Demokrat dalam menghadapi momentum politik mendatang.

"Karena itu saya mengajak Bung Appi ini untuk bergabung bersama Partai Demokrat. Kami memang merasa bahwa figur semacam beliau dibutuhkan," ujarnya.

Alfian juga mengungkit kedekatan politik Appi dengan Demokrat yang telah terjalin dalam beberapa momentum pemilihan kepala daerah di Makassar.

Ia menyebut Appi dan Demokrat telah bersama sejak Pilwali Makassar 2018 hingga Pilwali Makassar 2024. Karena itu, Alfian menilai Appi sudah memahami karakter serta nilai yang dibawa Partai Demokrat.

"Bung Appi tahu betul apa ini Partai Demokrat, bagaimana karakter Partai Demokrat, prinsip dan nilai-nilai Partai Demokrat, bagaimana kepemimpinan Partai Demokrat," katanya.

Menurut Alfian, pengalaman bersama dalam sejumlah agenda politik menjadi salah satu alasan dirinya secara langsung menyampaikan ajakan tersebut kepada Appi.

"Saya rasa karena kita selalu sama-sama, kalau kampanye selalu sama-sama. Nah, saya rasa juga barangkali wattunnami kalau Bung Appi ini kemudian bisa bergabung dengan Partai Demokrat. Itulah harapan saya sebagai kader senior Partai Demokrat," sambungnya.

Alfian berharap Appi dapat bergabung dan ikut memperkuat struktur serta mesin politik Demokrat di Sulsel.

"Saya mengajak Bung Appi untuk bergabung, memperkuat Partai Demokrat di Sulawesi Selatan untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai wadah untuk perjuangan membangun bangsa ini, membangun Sulawesi Selatan dari Makassar. Karena itu mudah-mudahan gayung bersambut," tuturnya.

Ajakan tersebut mendapat respons positif dari Appi. Namun, Wali Kota Makassar itu belum memberikan keputusan untuk bergabung karena masih tercatat sebagai kader Partai Golkar.

Appi mengatakan dirinya menghargai keseriusan Demokrat yang ditunjukkan dengan kedatangan langsung Alfian ke Makassar.

"Tentu ini merupakan apresiasi yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang sebesar-besarnya dari kami untuk Partai Demokrat. Karena melihat keseriusan sehingga beliau datang ke Makassar untuk menyampaikan hal yang seperti ini, saya pikir ini hal yang sangat serius yang harus kita respon," kata Appi.

Meski demikian, Appi menegaskan keputusan tersebut tidak bisa langsung diberikan. Ia menyebut ada prosedur internal dan pertimbangan etika politik yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Tapi bagaimanapun bentuknya, bukan menolak, bukan tidak menerima, bukan juga langsung menerima dan mengiyakan, tapi karena ada prosedur yang harus kami lewati," ujarnya.

Appi menegaskan statusnya sebagai kader partai politik membuat dirinya harus menghormati proses internal sebelum memberikan respons atas tawaran Demokrat.

"Dari prosedur yang kami lewati inilah sebagai kader dari salah satu partai politik, tentu kita mengutamakan yang namanya etika politik. Nah sehingga dalam proses ini saya harus menyelesaikan satu persoalan saya secara internal, baru akan merespon apa yang disampaikan oleh Pak Andi Alfian," tukasnya.

 

Penulis: Nursinta

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua