Langsung ke konten
News

800 Meter Jalan Aroepala Makassar Kembali Diaspal, Tunggu Drainase Rampung

Jalan Aroepala Makassar sepanjang 800 meter akan kembali diaspal setelah pekerjaan drainase rampung. Pengaspalan lapis kedua dilanjutkan dengan marka jalan.

Nofisari
Ruas Jalan Aroepala (Dok: Ist)
Ruas Jalan Aroepala (Dok: Ist)

KabarMakassar.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan kembali mengaspal Jalan Aroepala di Kota Makassar sepanjang 800 meter. Pengaspalan lapis kedua tersebut baru dilakukan setelah pekerjaan drainase di ruas jalan itu rampung.

Ruas yang masuk dalam program Multi Years Project (MYP) Pemprov Sulsel itu sebelumnya telah diberi lapisan aspal pertama. Pengerjaan awal dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan pada jalur yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Pemprov Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan pengaspalan dua lapis memang telah masuk dalam perencanaan penanganan ruas Aroepala segmen I.

“Untuk ruas Aroepala segmen I, perencanaannya memang dua lapis. Lapis pertama telah dilaksanakan untuk memperlancar arus lalu lintas. Insya Allah, setelah pekerjaan drainase di ruas Aroepala selesai, akan dilanjutkan dengan lapis kedua beserta pengerjaan marka jalan,” kata Rosyadi, Rabu (30/09).

Menurut Rosyadi, pengerjaan badan jalan dan drainase dilakukan secara bertahap karena kedua pekerjaan tersebut saling berkaitan. Penyelesaian drainase menjadi salah satu tahapan yang perlu dituntaskan sebelum lapisan aspal kedua dikerjakan.

Dengan skema tersebut, pekerjaan di Jalan Aroepala tidak dilakukan sekaligus pada seluruh bagian konstruksi. Penanganan dilakukan secara bertahap agar pekerjaan badan jalan, drainase, dan marka dapat terintegrasi dalam satu rangkaian pekerjaan.

Rosyadi juga meminta pengguna jalan tetap berhati-hati selama pekerjaan berlangsung. Ia berharap masyarakat dapat memahami adanya aktivitas konstruksi di sekitar ruas jalan tersebut.

“Kami memohon kesabaran dan doa masyarakat agar seluruh pekerjaan berjalan lancar. Penanganan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” tuturnya.

Jalan Aroepala yang ditangani Pemprov Sulsel terbagi dalam dua segmen dengan total panjang 1,8 kilometer. Segmen I sepanjang 800 meter menggunakan konstruksi aspal, sedangkan segmen II sepanjang 1 kilometer menggunakan konstruksi beton.

Perbedaan metode konstruksi tersebut ditentukan berdasarkan kajian teknis dan karakteristik masing-masing lokasi. Pertimbangan lainnya mencakup kebutuhan ketahanan infrastruktur serta efisiensi dalam penggunaan anggaran.

Penanganan Jalan Aroepala merupakan bagian dari Paket 1 program MYP Pemprov Sulsel dengan nilai Rp487 miliar. Paket tersebut mencakup 13 ruas jalan yang tersebar di wilayah Makassar, Gowa, Sinjai, dan Bulukumba.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman telah membuka seluruh ruas Jalan Aroepala untuk kembali dilalui kendaraan. Pembukaan dilakukan setelah pekerjaan beton rampung dan struktur beton dinilai telah memenuhi umur untuk kembali digunakan.

Setelah jalan dibuka, pekerjaan penataan kawasan masih dilanjutkan secara bertahap. Penataan tersebut mencakup median jalan, pedestrian, trotoar, serta pemasangan beton pracetak atau U-Ditch untuk saluran drainase.

“Jalannya sudah bagus. Kami harap masyarakat pengguna jalan juga semakin luas dan insyaallah kita akan mulai pembangunan lainnya secara perlahan,” jelas Andi Sudirman Sulaiman.

 

Penulis: Syamsi Nur Fadhila

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua