Langsung ke konten
News

40 Tahun Mengabdi, Sekprov Sulsel Jufri Rahman Masuki Masa Purnabakti

Sekprov Sulsel Jufri Rahman resmi masuki masa purnabakti setelah sekitar 40 tahun mengabdi sebagai ASN, dengan pengalaman di pemerintahan daerah hingga nasional.

Nofisari
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman resmi memasuki masa purnabakti per 1 Oktober 2026 (Dok: Ist)
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman resmi memasuki masa purnabakti per 1 Oktober 2026 (Dok: Ist)

KabarMakassar.com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) Jufri Rahman resmi memasuki masa purnabakti sebagai aparatur sipil negara (ASN) per Kamis (01/10) hari ini.

Ia tercatat telah mengabdikan diri selama sekitar 40 tahun di lingkungan pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Jufri memulai karier sebagai ASN pada 1986 dengan pangkat golongan II/a. Kariernya kemudian berkembang hingga mencapai pangkat Pembina Utama golongan IV/e pada 2020.

Di lingkungan Pemprov Sulsel, ia pernah menduduki sejumlah jabatan, antara lain Penjabat Sementara Kepala Subbagian Tata Usaha Pimpinan, Penjabat Kepala Bagian Protokol, dan Kepala Subbagian Pengaturan Acara, dan Kepala Bagian Protokol.

Kemudian, dia dipercaya menduduki sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama, antara lain Kepala Biro Dekonsentrasi, Kepala Biro Humas dan Protokol, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, serta Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Jufri juga pernah dipercaya sebagai Penjabat Bupati Tana Toraja pada 2015 dan Penjabat Bupati Sinjai pada 2018.

Pengalamannya di pemerintahan juga mencakup penugasan di tingkat nasional. Ia pernah menjadi Staf Ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah serta Pelaksana Tugas Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan.

Atas masa pengabdiannya sebagai ASN, Jufri menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya X, XX, dan XXX Tahun.

Sejumlah pejabat Pemprov Sulsel pun menyampaikan kesan mereka terhadap Jufri selama bekerja di lingkungan pemerintahan daerah.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulsel Jayadi Nas mengatakan, Jufri merupakan sosok pemimpin yang berpengalaman dan menjadi tempat bertukar pandangan bagi jajaran di bawahnya.

“Bagi saya pribadi, Pak Sekda adalah guru, pemimpin, dan sahabat yang baik. Sebagai sosok pamong senior, beliau memegang prinsip tidak ada masalah tanpa solusi,” kata Jayadi.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulsel Andi Winarno Eka Putra mengatakan pengalaman dan kontribusi Jufri selama menjalankan tugas pemerintahan menjadi bagian penting bagi jajaran aparatur daerah.

“Segala kontribusi dan pengabdian yang telah diberikan bagi kemajuan daerah merupakan warisan yang berharga serta inspirasi bagi kami semua,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel Kasman. Menurut dia, Jufri memberikan contoh mengenai integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen dalam menjalankan pemerintahan.

“Bagi kami, Bapak (Jufri) adalah sosok yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga memberikan teladan tentang integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen dalam menjalankan pemerintahan,” ujar Kasman.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sulsel Muhammad Jufri menilai Jufri Rahman memiliki pengalaman dan kemampuan interpersonal yang baik selama menjalankan tugas.

“Bapak Jufri keren, luar biasa dalam hal intelektualitas, luar biasa dalam hal pengelolaan emosi, dan juga menunjukkan kepribadian yang sangat santun,” ujar Muhammad Jufri.

Selama bertugas di Pemprov Sulsel, Jufri Rahman kerap  terlibat dalam pelaksanaan sejumlah program pemerintahan dan pembinaan perangkat daerah. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya selama lebih dari empat dekade sebagai ASN.

Jajaran pimpinan OPD Pemprov Sulsel berharap nilai integritas, etika kerja, dan pengalaman yang dimiliki Jufri dapat terus menjadi bagian dari pembelajaran bagi aparatur pemerintah daerah.

 

Penulis: Syamsi Nur Fadhila

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua