KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Pemerintah Kota Makassar, berkomitmen menghadirkan pembangunan yang merata.
Tak hanya menyasar, di wilayah daratan, tetapi juga hingga ke kawasan pemukiman di kepulauan yang selama ini kerap luput dari sentuhan infrastruktur dasar.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan.
Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat, tanpa terkecuali di kawasan pesisir dan pulau.
“Ini merupakan bagian dari komitmen Bapak Wali Kota dalam memastikan pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan,” ujar Rheza, Minggu (19/04).
Kurang dari satu bulan sejak disuarakan, Munafri menginstruksikan Dinas Perhubungan Kota Makassar, bidang Unit Pelaksana Teknis Penerangan Jalan Umum (UPT-PJU), langsung bergerak melakukan pemasangan lampu jalan di sejumlah titik strategis di Kepulauan.
Lebih lanjut, Reza menjelaskan, Dinas Perhubungan Kota Makassar melalui UPT-PJU telah merealisasikan pemasangan sebanyak 40 unit lampu jalan tenaga surya (solar cell) di wilayah kepulauan.
“Adapun rinciannya, sebanyak 25 unit terpasang di Pulau Barrang Lompo dan 15 unit lainnya di Pulau Lanjukang,” katanya.
Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat bahwa pendekatan kepemimpinan yang dibangun bukan hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan riil masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan.
Penerangan jalan bukan sekadar fasilitas, melainkan bagian penting dari upaya meningkatkan keamanan, aktivitas ekonomi warga, hingga kualitas hidup masyarakat pesisir.
Dengan realisasi yang terukur dan waktu respons yang singkat, Pemerintah Kota Makassar ingin memastikan, tidak ada lagi wilayah yang merasa jauh dari perhatian pembangunan.
Menurutnya, penggunaan lampu berbasis tenaga surya ini menjadi solusi yang tepat bagi wilayah kepulauan, mengingat keterbatasan akses jaringan listrik konvensional di sejumlah titik.
“Selain ramah lingkungan, lampu solar cell ini juga efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan yang memadai, khususnya pada malam hari,” jelasnya.
Ditambahkan, pemasangan lampu tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan pesisir.
Lebih jauh, Rheza menekankan bahwa program ini bukan sekadar penyediaan infrastruktur, melainkan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan.
“Kami ingin memastikan masyarakat di pulau juga mendapatkan fasilitas penerangan yang layak,” tuturnya.
“Ini bukan hanya soal lampu, tetapi bagaimana menghadirkan rasa aman dan mendorong peningkatan kualitas hidup warga,” lanjutnya.
Dia melanjutkan, ke depan Pemerintah Kota Makassar akan terus memperluas jangkauan program penerangan berbasis energi terbarukan ini ke wilayah lain yang masih membutuhkan.
“Sesuai visi pak Wali Kota, Pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi berkelanjutan, termasuk memperluas pemasangan lampu tenaga surya di titik-titik strategis lainnya,” tutupnya.
Sedangkan, Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, mewakili warga kepulauan menyampaikan ucapan terima atas perhatian Pemerintah Kota Makassar, khususnya kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Ia menilai, kehadiran program penerangan jalan di wilayah kepulauan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pulau-pulau.
“Yang pasti, ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah kota terhadap masyarakat di wilayah kepulauan. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami,”
ujar Andi Asdhar.
Pemasangan lampu jalan tersebut tersebar di sejumlah titik, di antaranya di Pulau Barrang Lompo, serta kawasan Barrang Caddi dan Pulau Lanjukang.
Menurutnya, kehadiran lampu penerangan jalan tidak hanya meningkatkan visibilitas di malam hari, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam beraktivitas, khususnya di kawasan pesisir.
“Bukan hanya program ini, masih banyak program lain yang juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kepulauan,” tambahnya.
Salah satu yang diungkapkan adalah kemudahan layanan administrasi kependudukan. Kini, warga tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke kantor kecamatan atau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mengurus dokumen penting.
“Kalau dulu masyarakat harus ke kantor camat atau ke Dukcapil untuk mengurus KTP, KK, atau akta kelahiran, sekarang sudah bisa dilakukan langsung di masing-masing kelurahan. Ini tentu sangat memudahkan,” jelasnya.
Atas berbagai program yang telah dirasakan tersebut, Andi Asdhar kembali menyampaikan rasa terima kasih masyarakat kepulauan kepada Pemerintah Kota Makassar.
“Sekali lagi, atas nama masyarakat kepulauan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas perhatian dan segala bentuk bantuan yang diberikan kepada kami,” tukasnya.














