kabarbursa.com
kabarbursa.com
banner 728x250
News  

3 Kandidat Pinrang Bersaing Rebut PKB, Muzayyin-Andi Ikhsan di Sinjai

3 Kandidat Pinrang Bersaing Rebut PKB, Muzayyin-Andi Ikhsan di Sinjai
Bakal calon Bupati Sinjai Muzayyin Arif
banner 468x60

KabarMakassar.com — Jelang kontestasi Pilkada serentak 2024 di Sulawesi Selatan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pinrang saat ini menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk kandidat yang berpotensi mendapatkan surat tugas dan saat ini sudah ada tiga nama yang menguat.

Diketahui PKB Pinrang memiliki 5 kursi di PDRD Kabupaten Pinrang hasil pemilu 2024, Rabu (14/2) lalu. Sementara syarat untuk mengusung pasangan calon di Pilkada Pinrang harus mengantongi 8 kursi. Dengan modal 5 kursi rekomendasi PKB menjadi salah satu rekomendasi parpol yang diperebutkan.

Pemprov Sulsel

“Ada tiga nama yang ikut sampai uji kelayakan dan kepatutan (UKK) di pusat. Mereka yakni Ahmad Jaya Baramuli, Abdillah Natsir dan Usman Marham,” ucap Ketua PKB Pinrang Alimuddin Budung, Selasa (18/6).

Dimana ia menyebutkan 3 nama tersebut memang sejak awal mengikuti proses penjaringan mulai pengambilan formulir, pengembalian hingga UKK. Makanya 3 nama ini yang kini sementara digodok dan berpeluang untuk mendapatkan surat rekomendasi awal atau surat tugas.

“Jadi ada 3 nama awalnya yang mendaftar,” ucapnya.

Namun kata dia ada dua nama yang menyusul mendaftar. Namun dua nama tersebut belum ada kepastian apakah ikut UKK sebagai tahap akhir untuk dapat surat tugas,”ungkapnya

“Ada dua nama yang ambil formulir dan salah satunya itu Pak Andi Irwan Hamid menyusul mengambil formulir,”tambah Alimuddin Budung.

Meski demikian, terkait potensi sang petahana Irwan Hamid untuk masuk bertarung mendapatkan rekomendasi, dia enggan berspekulasi. Karena Irwan Hamid sampai saat ini belum mengikuti UKK di PKB.

“Tapi kami belum iya kan (potensi dapat rekomendasi) karena belum ikut UKK (Irwan Hamid). Yang lain belum bisa kami komentari karena hanya 3 nama itu yang ikut UKK,”katanya.

Selain itu, ia mengaku tidak mengetahui mengapa Irwan Hamid tidak memanfaatkan waktu pendaftaran sebelum dilaksanakan UKK di tingkat DPP. Namun dia berasumsi bisa saja dulu Irwan Hamid mengandalkan diusung tunggal dari NasDem.

“Kami juga tidak tahu mengapa pada saat dibuka tidak mendaftar memang mi. Kan pada awalnya juga berkembang bahwa NasDem tanpa koalisi jadi dia tidak mendaftar,”terangnya.

Dia menjelaskan surat tugas dari DPP PKB yang keluar bisa saja hanya 1 nama atau lebih. Bisa juga langsung dipasangkan nantinya.

“PKB biasa tunggal bisa juga lebih atau biasa dipaketkan juga. Ya surat tugas dulu lah mendasari untuk rekomendasi,” tutupnya.

Muzayyin-Andi Ikhsan di Pilkada Sinjai

Sementara itu, bakal calon Bupati Sinjai, Muzayyin Arif memastikan mengamankan tiket untuk ikut bertarung di bumi Panrita Kitta pada November nanti.

Dimana Muzayyin yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel itu telah mendapatkan tiket untuk ikut bertarung di Sinjai dengan mengamankan NasDem 5 kursi sekaligus berpaket dengan Andi Ikhsan Hamid.

Muzayyin menerima langsung rekomendasinya dari DPP Nasdem, di Jakarta, Sabtu (1/6) lalu. Dengan demikian, Muzayyin-Andi Ikhsan sudah dipastikan mengantongi tiket untuk bertarung di Pilkada Sinjai.

Bahkan, sudah melebihi syarat minimal, yaitu 6 kursi. Di mana, Nasdem memiliki 5 kursi dan PKS 3 kursi. Muzayyin mengakui, memang belum ada rekomendasi resmi dari DPP PKS. Muzayyin mengkatakan sangat yakin dirinya yang diberikan usungan.

Persoalan rekomendasi, menurutnya itu persoalan waktu saja karena PKS memang memiliki mekanisme. PKS secara normatif kata dia memang mempunyai mekanisme untuk mengusung bakal calon kepala daerah dan itu dilakukan secara berjenjang.

“Saya kebetulan Desk Pilkada PKS Sulawesi Selatan, jadi saya paham betul bahwa ini proses memakan waktu,” katanya.

Muzayyin menekankan bahwa orang juga tidak bisa memisahkan dirinya dengan PKS, sebagai struktural partai. Sebagai kader partai PKS.

“Jadi itu juga bisa menjadi satu penilaian bahwa insyaallah PKS ini tidak ke mana-mana,” tegasnya.

Selain PKS, Muzayyin juga optimis mendapatkan usungan Partai Amanat Nasional (PAN). Karena dirinya sudah mendapatkan konfirmasi bahwa PAN itu ikut berpaket dengan Nasdem di beberapa daerah, khususnya Sinjai.

“Saya terkonfirmasi di situ bahwa karena Nasdem mengusung saya di Sinjai maka PAN juga akan ikut dengan undangan itu. Sebagaimana beliau juga ikut di beberapa kabupaten,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPW PKS Sulsel Muhammad Amri Arsyid kepada KabarMakassar.com, menyatakan dukungannya kepada jagoan PKS jelang Pilkada sinjai. Ia mengatakan optimistismenya dalam kemenangan kader PKS yakni Muzayyin Arif.

PDAM Makassar