Mulai 8 Desember Tarif Tol Makassar Naik

KabarMakasar.com--Tol Makassar Seksi l & ll (BMN) akan memberlakukan tarif baru jalan tol mulai tanggal 8 Desember 2017 mendatang.

Ketentuan ini sesuai dengan keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) nomor 970/ KPTS/M/2017 tentang ”Penyesuaian Tarif Tol Pada Jalan Tol Ujung Pandang Seksi I dan II tarif penyesuaian dilakukan setelah adanya penilaian atas pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan”.

Anwar Toha selaku Direktur utama BMN mengatakan bahwa keputusan ini diberlakukan mulai tanggal 8 Desember 2017 mulai Pukul 00 : 00 WITA. Penyesuaian tarif ini merupakan yang ke 8 (delapan) kalinya sejak Jalan Tol Seksi l & ll diresmikan pada tanggal 28 April 1998.

Baca juga :   Setelah jadi Gubernur, SYL Kejar Gelar Profesor

“Penyesuaian tarif hanya diberlakukan untuk kendaraan Golongan II, lll, IV dan V, sedangkan untuk kendaraan Golongan l tidak mengalami perubahan”.

Anwar Toha selaku Direktur Utama BMN mengatakan “Besaran kenaikan tarif yang diberlakukan rata -rata sebesar 8 % (delapan persen) yang disesuaikan dengan masing-masing golongan kendaraan.

“ini dihitung dari formula yang sudah ditetapkan, berdasarkan angka inflasi di Kota Makassar selama 2 tahun terakhir yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu sebesar 7,5 persen”.

Anwar menambahkan, “PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol. Untuk itu, pemenuhan Standar Pelayanan minimum (SPM) dilakukan secara berkala, guna meningkatkan kualitas, fasilitas, dan layanan di tiap ruas tol.

Baca juga :   Sambut HUT RI,TNI Pamer Peralatan Perang

Hingga November 2017, tercatat jumlah volume kendaraan Jalan Tol Seksi I dan II sebesar 63.355 unit/hari.

Para pengguna Tol BMN mengetahui adanya penerapan tarif tersebut, pihak manajemen juga melakukan sosialisasi dan edukasi secara bertahap sebelum pemberlakuan tarif dimulai. Sosiasilasi pemberlakukan tarif baru di Jalan Tol Seksi I & ll Makassar dilakukan pemasangan spanduk & poster, pendistribusian flyer, voice over di masing-masing gerbang, serta sosialisasi melalui media sosial, dan release media.

Sebelum Jalan Tol Makassar Seksi IV (JTSE) telah terlebih dahulu memberlakukan tarif baru dikelima gerbangnya pada tanggal 6 Oktober 2017, sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Permhan Rakyat (PUPR) nomor 741/KPTS/M/2017.

Baca juga :   Pemprov Sulsel Kenang Longsor di Luwu Timur

“Penyesuaian tarif tol juga dilakukan berdasarkan amanat UU No. 38 Tahun 2004 tentang jalan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang peraturan ini, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2013”, tutup Anwar.(*/sng)

 

Penulis Wawan Indrawan