Modus Penculikan HN Terjadi Saat Kompleks Sepi

Kondisi terakhir rumah korban di Jalan Pendidikan Raya Blok F 11 Nomor 12 (Foto: Redaksi KabarMakassar.com)

KabarMakassar.Com — Keluarga korban dugaan penculikan HN yang baru-baru ini terjadi di Kompleks UNM, Jalan Pendidikan Raya Blok F II No. 12 ini banyak mendapat simpati dari kerabat keluaga korban, termasuk tetangga korban.

Pasalnya, tidak hanya sekali aksi kejahatan terjadi di wilayah tersebut.

“Di sini (kompleks UNM) rawan memang, kemarin-kemarin ada penodongan mahasiswa,” ujar Sari (30) tetangga korban.

Baca juga :   September Mendatang Pemkot Makassar Terima Adipura ASEAN

Sari mengakui, rawannya terjadi aksi kejahatan tersebut dikarenakan kurangnya aktifitas sosialisasi antar tetangga.

“Kita di sini jarang keluar, jadi sepi ini kompleks. Itupun anak-anak di sini saja jarang main keluar, karena sibuk semua sama urusannya masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, penculikan terjadi saat suasana kompleks rumah sedang sepi.

“Yang saya dengar tadi,pengasuhnya disekap di dalam rumah, karena memang tadi berdua ji. Dia (korban) sama pengasuhnya dari keluarga ji. Cepat sekali kejadiannya, kita tidak ada yang sadari. Teriak pi itu pengasuhnya minta tolong, baru pi tetangga keluar,” tambahnya.

Baca juga :   SYL: Petani dan Nelayan Adalah Profesi Mulia

Sebelumnya, HN diduga diculik pada pukul 11.30 siang tadi dengan modus pelaku sebagai keluarga korban membawakan barang lalu menyekap pengasuh di dalam rumah, lalu membawa lari korban.(*/Mfn)

Penulis: Marwah