Minus Empat Hari, 1.400 Pedagang Tolak Relokasi

Minus Empat Hari, 1.400 Pedagang Tolak Relokasi

Minus Empat Hari, 1.400 Pedagang Tolak Relokasi

Kabar Makassar -- Kurang lebih 1.400 pedagang yang masih menempati lapak penampungan di Kompleks Pasar Sentral tetap menolak dilakukannya relokasi ke New Makassar Mal.

Pasalnya, polemik permasalahan harga antara para pedagang dan pihak Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) masih belum mendapat kesepakatan. Sehingga pedagang melakukan ultimatum untuk tetap bertahan di lapak masing-masing.

"Selama masalah harga belum selesai, tidak akan ada juga yang berubah. Kami (pedagang, red) tetap bertahan sebelum ditindaklanjuti rapat kesepakatan pada 2 Juli dan 17 Juli lalu," tegas Sainuddin, salah seorang pedagang Pasar Sentral pada KabarMakassar.com.

Diberitakan sebelumnya, kurang lebih 500 pedagang Pasar Sentral resmi menyatakan siap pindah secara serentak ke gedung baru Kamis kemarin, 10 Agustus 2017 dan meminta pembongkaran lapak penampungan dilakukan secara serentak. Hal tersebut dianggap tidak benar oleh Sainuddin bersama pedagang lainnya.

Menurutnya, klaim tersebut mungkin saja berasal dari pedagang baru yang telah melunasi administrasi dan pembayaran kepada pihak MTIR.

"Karena MTIR kan masih punya kurang lebih 1.200 kios di gedung yang dijual bebas. Kalau pedagang korban kebakaran (tahun 2014) itu tidak ada pi yang membayar," jelasnya.

Sainuddin menegaskan, selama pihak MTIR belum mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait kesepakatan harga, ia dan pedagang lainnya bersatu untuk tidak akan direlokasi.

Sementara itu, Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Makassar Raya, Jafri Y Timbo mengatakan pihaknya tidak mengetahui permasalahan antara pedagang dan piham MTIR. Namun, pemberitahuan intens terkait relokasi merupakan tanggung jawabnya. Hal ini berkaitan dengan betonisasi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) demi kenyamanan bersama.

"Saat ini kan pedagang masih dalam tahap pembenahan di tempat masing-masing. Persoalan harga itu lewat MTIR dan kami tidak tahu. Sehingga harapan kita ini bisa selesai di tanggal 14. Pedagang sekiranya mengerti, tapi kami tidak pernah melakukan secara paksa," pungkasnya.

Diketahui, PD Pasar Makassar Raya mengimbau kepada para Pedagang Pasar Sentral tentang rencana relokasi pada 29 Juli lalu yang berlaku sejak 1 hingga 14 Agustus 2017.

Foto: Int

Marwah Ismail

Journalist

Pewarta yang telah memiliki sertifikasi "Jurnalis Muda" dari Dewan Pers. Mahasiswi Jurusan Broadcast Universitas Fajar ini aktif menulis sejak 2013 lalu.

Redaksi

Related Articles

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close