Minimarket dan Apotek Diimbau Tak Jual Bebas Alat Kontrasepsi

Pemasangan Surat Edaran atau Himbauan oleh Satpol PP Kota Makassar ke beberapa Minimarket

KabarMakassar.com — Jelang Hari Valentine, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar melakukan kunjungan ke beberapa minimarket untuk memasang surat edaran dan mengimbau untuk tidak menjual alat kontrasepsi (kondom) secara bebas.

Kepala Satpol PP Makassar, Iman Hud mengatakan, hal ini dilakukan untuk menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat yang religius. Terlebih, kata dia, pada tahun 2015 silam, MUI sempat mengajukan protes ke minimarket yang menjual alat kontrasepsi secara bebas menjelang valentine.

“Makanya kita harus turun untuk menjaga agar penjualannya tidak terlalu bebas, vulgar dan bisa disalahgunakan. Terlebih bagi anak di bawah umur. Karena seharusnya ini hanya bisa digunakan bagi sepasang suami istri yang sudah sah,” kata Iman, Rabu (12/2).
Selain pemasangan surat edaran dan imbauan, lanjut Iman, nantinya Satpol PP juga akan melakukan razia untuk memastikan surat edaran dan imbauan tersebut dipatuhi oleh para pengusaha minimarket dan apotek.

“Jika masih ada yang melanggar, maka akan di berikan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Sekadar diketahui, dalam surat edaran yang dipasang di sejumlah mini market dan apotek, Pemerintah Kota Makassar melalui Satpol-PP mengimbau supermarket untuk tidak menjual alat kontrasepsi secara bebas, khususnya kepada anak dibawah umur. Setiap pembeli alat kontrasepsi harus dapat memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Reporter :

Editor :

Qiswanti

Daus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI