Meski Dilarang, Peserta Ijtima Asia 2020 Tetap Berdatangan ke Gowa

Ribuan peserta Ijtima Asia 2020 yang telah berkumpul di lokasi acara di Kompleks Pesantren Darul Ulum di Desa Nairannaung, Kecamatan Bantomarannu, Kabupaten Gowa, Selasa (17/3) malam. (Foto: Istimewa)

KabarMakassar.com — Meski Pemerintah Kabupaten Gowa tak memberi izin dan telah mengeluarkan surat edaran pada Senin (16/3) yang isinya meminta agar pelaksanaan Ijtima Asia Tahun 2020 di Kabupaten Gowa, ditunda, sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), namun peserta tetap berdatangan ke lokasi acara.

Berdasarkan pantauan, saat ini ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan sembilan negara lainnya telah berdatangan di lokasi pelaksanaan acara, di Desa Nirannaung, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Menurut jadwal dari panitia, acara Ijtima Asia Tahun 2020 ini akan dibuka pada Kamis (19/3) besok, dan berlangsung hingga 22 Maret 2020 mendatang.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang dihubungi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa tak pernah memberikan izin pelaksanaan kegiatan tersebut. Saat ini, kata dia, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan panitia kegiatan Ijtima Asia itu, agar acara tersebut ditunda pelaksanaannya.

“Kelihatannya tetap terlaksana walaupun tidak mendapat izin dari Pemda. Pagi tadi, Ketua MUI, Kandep Agama, sekda dan kepolisian menemui panitia agar menunda. Namun menurut dia (panitia), informasi ini sudah tersebar jauh-jauh hari, sehingga agak sulit bagi mereka untuk melakukan penundaan,” kata Bupati Gowa, Rabu (18/3) malam.

Untuk itu, lanjut Adnan, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di lokasi berkumpulnya para peserta kegiatan tersebut, termasuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Upaya pencegahan tetap kami lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya tadi pagi saya kirim tim kesehatan untuk melakukan pemeriksaan. Mulai pagi sampai magrib tadi juga dilakukan penyemprotan disana,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kapolres Gowa AKBP Boy Samola yang tengah berada di lokasi berkumpulnya para peserta Ijtima Asia 2020 tersebut, mengaku belum bisa memastikan kegiatan tersebut akan tetap dilaksanakan.

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah melakukan negosiasi dan berkoodinasi dengan panitia pelaksana acara tersebut.

“Saya sekarang di lokasi. Masih melakukan kordinasi. Kita tunggu ba’da subuh. Kata panitia, mereka akan melakukan rapat,” terang Boy.

Sekadar diketahui, dari data yang beredar, saat ini jumlah peserta yang sudah berada di lokasi kegiatan berjumlah lebih dari 8.000 orang, terdiri dari 8.283 orang warga negara Indonesia (dari berbagai daerah), dan 400-an lebih Warga Negara Asing (dari 9 negara).

Reporter :

Editor :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI