Mau Bayinya Sehat, Ibu Hamil Harus Lakukan Ini

Dosen Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), Suchi Afnalurini Shariff S.Si.T, SKM. M.Keb oleh FKM UMI

Kabar Makassar — Nutrizi dan gizi yang terpenuhi pada ibu hamil sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janinnya. Sehat atau tidaknya janin tergantung dari ibunya.

Hal ini diungkapkan dosen Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), Suchi Afnalurini Shariff S.Si.T, SKM. M.Keb, Minggu, 13 Agustus 2017.

Seharusnya, kata Suchi, ibu yang sedang mengandung selalu memperhatikan kebutuhan nutrisi dan gizinya seperti kalsium, asam folat, zat besi, kalori, vitamin, serta protein.

Baca juga :   718 MABA Ekonomi UMI Tatap Muka Dengan Dirbinmas Polda Sulsel

“Makanan yang sangat baik untuk ibu hamil adalah sayur hijau, wortel dan brokoli, buah-buahan seperti kurma, pepaya, pisang, mangga dan apel,” jelasnya.

Selain itu, jelas Suchi, tempe, tahu, ikan dan daging juga sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu.

Suchi menjelaskan, saat ibu sedang hamil, mereka membutuhkan nutrizi dan gizi dua kali lipat dibanding orang normal.

Baca juga :   Tangani Anak Dan Perempuan, Parepare Siapkan Perwali

“Jika kekurangan asupan gizi, dampaknya bukan hanya pada ibu saja, hal ini berakibat fatal pada janin yang dikandungnya,” jelas Suchi yang juga Sekertris Prodi Kebidanan FKM UMI.

Dampak buruk bagi janin jika kekurangan nutrisi, ujar Suchi, dapat berakibat bayi lahir prematur, perkembangan pertumbuhan janin dapat terhambat, paling fatal dapat menyebabkan kematian.

“Jika bayi tersebut lahir, maka bayi tersebut sangat rentan terkena infeksi, mudah sakit, keterlambatan pertumbuhan dan gangguan kognitif serta psikomotor,” pungkasnya. (*)

Baca juga :   Konsep Unik, Waroeng Gentong Jadi Incaran Swafoto

Penulis: FKM UMI
Foto: Dosen Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), Suchi Afnalurini Shariff S.Si.T, SKM. M.Keb oleh FKM UMI