Makassar Tuan Rumah Perayaan Oikumene

KabarMakassar.com— Perayaan Natal Bersama atau Oikumene untuk seluruh umat Kristiani akan digelar Selasa 09 Januari 2018 mendatang yang akan dilaksanakan di hotel Clarion Jalan Andi Pangeran Pettarani No.3 Makassar, panitia pelaksana Natal Bersama atau Oikumene berkunjung dikantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Selatan di jalan Rappocini, menemui pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, Jum’at 5 Desember 2018.

Perayaan yang melibatkan berbagai macam unsur masyarakat dan unsur gereja yang diikuti oleh seluruh umat Kristiani, pemerintah, TNI, dan Polri se-Sulsel dimana Makassar sebagai tuan rumah. Dalam kunjungan dikantor FKUB Sulsel, ketua panitia pelaksana Natal Bersama atau Oikumene, Letkol Kav Otto Sollu, S.E. Dandim 1408/Bs kota Makassar menjelaskan tujuan dari kunjungan demi menjaga kesatuan mempersatukan segenap masyarakat di Sulsel.

Baca juga :   Kapolsek Palangga Ikut Membantu Korban Banjir di Gowa.

“Kita tetap menjaga kesatuan bermasyarakat di Sulsel, di dalamnya karena ada Kristus sebagai pembawa damai yang mempersatukan segenap masyarakat Kristiani dalam perayaan Natal bersama ini,” ujar Letkol Kav Otto Sollu, S.E. Dandim 1408/Bs kota Makassar.

Otto Sollu menuturkan, melalui perayaan Natal itu, umat Kristiani merayakan lahirnya Kristus juru selamat dunia. Serta ingin berbagi kasih kepada sesama, sebagaimana Kristus mengasihi setiap umat manusia tanpa terkecuali.

Baca juga :   Sopir Angkot dan Bentor Sweeping di Jalan Veteran Selatan

“Kiranya damai Natal memberikan kesegaran dan pencerahan spiritual dan menjadi berkah kepada masyarakat Kristiani se-Sulsel,” jelasnya.

Selain itu, perayaan Natal Oikumene nanti menyajikan tema memperkokoh kebhinekaan dan kerukunan antarumat beragama. Dalam perayaan Natal tersebut, forum kerukunan umat beragama akan menghadirkan para tokoh agama untuk mengucapkan doa berkat bagi Sulsel.

“Saya yakin acara Natal bersama ini akan sangat meriah dan mengesankan menggemakan Bhineka Tunggal Ika yang bertumbuh kuat di Sulsel,” kata dia. (rilis/sng)