Makassar Ternyata Punya Gas Elpiji Alternatif

Gas Metan yang dihasilkan dari hasil pengolahan limbah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang bisa menjadi gas alternatif pengganti tabung gas elpiji 3 kilogram. Foto : Budiman

KabarMakassar.com — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, kini tidak hanya sebagai tempat penampung pembuangan sampah di bagian hilir saja.

Pada TPA Tamangapa saat ini, sampah tidak hanya ditimbun, tetapi sampah dimanfaatkan menjadi barang yang sangat bermanfaat.

Timbunan sampah yang merupakan hasil kumpulan dari kecamatan-kecamatan di sekitar Kota Makassar ini, ternyata mempunyai banyak output yang bisa dimanfaatkan warga sekitar, salah satu diantaranya adalah gas methane (CH4) atau biogas karena gas ini bisa dimanfaatkan untuk bahan bahan bakar.

Gas Metan yang dihasilkan dari hasil pengolahan limbah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang bisa menjadi gas alternatif pengganti tabung gas elpiji 3 kilogram. Foto : Budiman

Gas metana sebenarnya merupakan salah satu gas yang berbahaya, karena gas ini merupakan salah satu dampak efek rumah kaca yang disebabkan global warming pada bumi.

Baca juga :   Lestarikan Budaya, Disdag Makassar Bina Pengrajin Industri

Namun di tangan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Andi Iskandar dan orang-orang yang ada di TPA Tamangapa, gas ini dijadikan sebagai pengganti gas elpiji yang digunakan untuk memasak oleh masyarakat sekitar.

Selain mengurangi dampak dari efek rumah kaca, lanjutnya dengan memanfaatkan gas metana sebagai sumber energi alternatif, gas metani ini memang dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah dan mengurangi areal untuk penampungan sampah, sangat baik untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan yang ada di TPA Tamangapa saat ini.

Gas Metan yang dihasilkan dari hasil pengolahan limbah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang bisa menjadi gas alternatif pengganti tabung gas elpiji 3 kilogram. Foto : Budiman

“Sementara ini kami masih membuat instalasi skala kecil dulu sebagai percontohan, dan terbukti di dalam lokasi TPA Tamangapa gas metan ini sudah dapat dimanfaatkan untuk mengganti gas elpiji yang semakin langka dan harganya selangit,” ujar Iskandar.

Baca juga :   Makassar Menjadi Mice Terdepan KTI

Obsesinya, Iskandar bermimpi akan ada jaringan skala menengah dan besar untuk gas metan di TPA Tamangapa. Sehingga nantinya masyarakat yang ada di sekitar TPA Tamangapa tidak lagi menggunakan LPG untuk memasak, karena masyarakat setempat menggunakan gas metan yang telah ditampung di stasiun kecil di TPA Tamangapa.

Iskandar menambahkan, pemanfaatan gas metan bukan hanya untuk bahan bakar rumah tangga saja, tetapi gas metan juga bisa dibuat sebagai pemasok listrik rumahtangga bahkan mobil.

“Dinegara maju gas metan ini sudah menjadi alternatif pengganti LPG, bahkan sudah dibuat pembangkit listrik dengan menggunakan gas metan dan mobil yang berbahan bakar gas metan. Karena gas ini sangat murah dibanding bahan bakar fosil,” jelas Andi Iskandar.

Baca juga :   PINISI Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Dunia

Untuk ketersediaan gas metan di TPA Tamangapa menurut Iskandar dapat berproduksi hingga puluhan tahun. “Paling tidak masyarakat sekitar TPA Tamangapa dulu yang akan menjadi prioritas untuk mendapatkan pasokan gas metan ini,” tutupnya.

Penulis Budiman