Mahasiswa UMI Gelar Aksi Tolak Omnibus Law dan Industrialisasi Pendidikan

Aksi Penolakan oleh Mahasiswa UMI Makassar

Kabarmakassar.com — Aliansi Mahasiswa UMI (AMU) menggelar aksi demonstrasi di depan Kampus II Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Senin, (2/3).

Aksi tersebut berlangsung kurang lebih 2 jam dengan membakar sejumlah ban bekas dan menahan satu unit truk kontainer untuk dijadikan mimbar aksi.

“Kami melakukan aksi prakondisi dengan isu besar tolak Omnibus Law dan industrialisasi pendidikan,” kata Humas Aliansi, Faat.

Faat mengaku jika aksi pertama ini merupakan kampanye penyerbarluasan penolakan Omnibus Law kepada masyarakat. Terutama, kata dia, yang ada di Kota Makassar.

“Bahwa Rancangan Undang Undang (RRU) Omnibus Law ini akan berdampak dan sangat merugikan kepada mahasiswa, buruh, pelajar, dan semua elemen masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Jenderal Lapangan (Korlap) Aksi, Iful menegaskan bahwa mahasiswa menjadi sasaran bagi kepentingan investor dibawah RUU Omnibus Law.

“Di Indonesia angkatan kerja baru setiap tahunnya kian meningkat. Dengan dalih RUU Cipta Karja, kita mahasiswa akan makin celaka setelah lulus,” kata Iful.

Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) ini menambahkan, hal itu dibarengi dengan wacana konsep kampus merdeka oleh menteri pendidikan Nadiem Makarim.

“Dia mencoba mengkolaborasikan sektor pendidikan tinggi dan industri, perusahaan, organisasi nirlaba, serta institusi multilateral. Hal itu akan berdampak sangat buruk terhadap ruang demokrasi kampus, yang hanya satu arah yaitu untuk investasi,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Redaksi

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI