Ini Tema Aksi Kamisan Hari Ini

AKSI KAMISAN MAKASSAR

KabarMakassar.com — Aksi Kamisan Makassar ke-5 kembali akan menyoroti pelanggaran HAM termasuk Kekerasan terhadap anak di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan, yang masih kerap terjadi. Kasus anak sebagai korban kekerasan terus bertambah tapi sangat disesalkan proses hukum untuk mengadili para pelaku masih banyak yang belum tuntas.

Banyak pelaku tidak sampai diproses hingga di pengadilan. Akibatnya tidak ada efek jera terhadap para pelaku. Di sisi lain, masih banyak pengelola tempat usaha/bisnis yang mengabaikan faktor keselamatan anak. Itulah yang terjadi pada sejumlah kasus anak di Sulawesi Selatan selama 2017. Beberapa kasus anak yang dimaksud di antaranya :

1. Kasus siswi SMAN 1 Makassar ditampar oleh oknum guru berinisial (IR)

2. Kasus anak gadis berusia (13) yang masih duduk di bangku SMP diperkosa 21 pria di Kabupaten Luwu.

Baca juga :   KPU Sulsel "Seleksi" Tim yang Masuk ke Ruangan Pendaftaran Paslon

3. Kasus 4 murid SD yang diduga diperkosa dan dicabuli seorang kepala sekolah dasar di Makassar berinisial SS (57).

4. Kasus gadis difabel berusia 15 tahun yang diperkosa buruh barang berinisial BA (58 tahun) di Pasar Terong.

5. Tragedi kematian bocah Allea Ramadhani (4 tahun) di kolam renang Hotel Grand Clarion, awal Oktober 2017 lalu. Ia meninggal karena diduga lambatnya penanganan dan kelalaian tak adanya petugas jaga renang saat itu.

Berdasarkan hal itulah, Relawan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) bersama Amnesty Internasional Indonesia, LPA Sulsel, Lisan Sulsel dan sejumlah elemen perjuangan HAM di Sulawesi Selatan kembali akan menggelar Aksi Kamisan Makassar atau Aksi Payung Hitam.

Tempat: depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca juga :   Korban Penculikan HN Ternyata Cucu Tersayang Keluarga

Waktu: Kamis, 4 Januari 2018
Pukul: 15.00 – 17.00 wita.

Pada Aksi Kamisan kali kelima ini, kami menyatakan sikap:

1. Mengecam keras tindakan pelaku kekerasan terhadap anak di Sulawesi Selatan.

2. Meminta aparat penegak hukum: kepolisian, kejaksaan dan kehakiman mengedepankan penggunaan UU Nomor 23 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak dalam menangani kasus anak.

3. Mendesak kepolisian dan kejaksaan menuntaskan kasus-kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan hingga di pengadilan dan menuntut terdakwa seberat-beratnya.

4. Meminta semua pengelola gedung bisnis dan fasilitas publik untuk memperhatikan aspek keselamatan terhadap anak.

5. Meminta pemerintah dan para pihak menyediakan fasilitas publik yang ramah anak.

Kami yang tergabung dalam Aksi Kamisan Makassar akan mengawal proses hukum kasus ini hingga para pelaku divonis di pengadilan dan korban mendapatkan keadilan.

Baca juga :   Appi Geram, Pemain Ini Kabur ke Arema

Salam

Makassar, 4 Januari 2018

An Aksi Kamisan Makassar

Korlap aksi: Humaerah Jaju
Penanggungjawab aksi: Hajriana Ashadi

#AksiKamisanMakassar
#JoinForces
#RelawanKomite
#Lindungi Anak Indonesia
#MariBersama
#BersatuBersamaBerlawan

Catatan:

– Aktivis peduli anak Rusdin Tompo dan Ketua LPA Sulsel Fadiah Machmud, penulis Maysir Yulanwar dan sejumlah aktivis peduli anak akan hadir membawakan puisi tentang kasus-kasus anak yang sampai saat ini belum dituntaskan.

– Seusai aksi, peserta aksi bersama LPA Sulsel dan TPF kasus Allea akan menyurat ke Polrestabes Makassar dan DPRD. (*/enr)