Ledakan Mapolsek Diduga Akibat Lemparan Molotov

Anggota Polsek Bontoala Brig. Yudirsan tengah dirawat di rumah sakit Bhayangkara akibat terkena serpihan ledakan yang diduga molotov di lokasi kejadian Mapolsek Bontoala pada Senin, (1/1/2017). Foto: Dok.Humas Polda Sulsel

KabarMakassar.com — Ledakan yang terjadi di Mapolsek Bontoala pada Senin, 1 Januari 2017 dini hari tadi diduga akibat lemparan bom molotov yang dilakukan orang yang tidak dikenal.

Hal ini seperti laporan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani yang menjelaskan kronologi berdasarkan kesaksian langsung dari Kapolsek bontoala Kompol Rafiuddin.

Dalam lidik di tempat kejadian perkara, saksi melihat ada orang tidak dikenal tiba-tiba muncul dan melempar benda yang diduga molotov.

Baca juga :   Ini Video Hoax Yang Berkembang Terkait Penculikan Anak Pagi Tadi

Kemudian terjadi ledakan sebanyak tiga kali dan pelaku langsung melarikan diri melalui area belakang kantor Polsek Bontoala.

Dibelakang kantor polsek juga ditemukan tas ransel yang diduga milik pelaku.

Tim Jibom sudah tiba di lokasi pada pukul 04.30 Wita guna melakukan deteksi beda yang ditinggalkan tersangka.

Sejauh ini tim dari jajaran Polda Sulsel sudah melakukan sterilisasi area dengan memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian ledakan.

Baca juga :   Diterpa Isu Miring, Travel Abu Tours Sampaikan Klarifikasi

Tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Kapolsek Bontoala Kompol Rafiuddin dilaporkan mengalami luka pada lengan.

Tas ransel yang diga milik pelaku yang tertinggal di lokasi ledakan yang diduga molotov di Mapolsek Bontoala pada Senin, (1/1/2017). Foto: Dok.Humas Polda Sulsel

Sedangkan anggota Polsek Bontoala Brig. Yudirsan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara.

Keduanya terluka akibat terkena serpihan akibat lemparan bom molotov yang dilakukan tersangka dini hari tadi. (*/Red)