Laut Lepas Selayar rawan peredaran Narkoba

Juru bicara GENETIKA, Asri Syamsuddin. Foto: Jaya Jumain.

Kabar Makassar— Peredaran narkoba terus menghantui kita semua, soalnya banyak pintu masuk yang bisa digunakan bagi bandar dan pengedar sebagai celah untuk masuk melegalkan bisnisnya termasuk di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Pengurus pusat Generasi Muda Nusantara Anti Narkotika (GENETIKA) melihat Kabupaten Kepulauan Selayar termasuk salah satu daerah yang menjadi perhatian khusus dalam program pencegahan dan pengunaan narkoba.

Juru bicara GENETIKA, Asri Syamsuddin mengatakan kabupaten kepulauan selayar adalah salah satu daerah atau titik rawan terjadinya peredaran narkoba karena faktor geografisnya adalah laut lepas dimana pengedar dengan mudahnya masuk dari beberapa pintu sehingga perlu perhatian aparat hukum dan pemerintah daerah.

Baca juga :   Perguruan Tinggi Jepang Kerjasama dengan Kampus di Makassar

“Untuk mencegah peredaran narkoba di selayar, GENETIKA mendorong pemerintah daerah untuk mendorong kepedulian nelayan sebagai relawan agar berkonstribusi dalam pencegahan narkoba. Salah satu tugasnya adalah melaporkan ke aparat hukum apabila ada yang mencurigakan, selain nelayan banyak elemen masyarakat lainnya yang harus di libatkan agar bandar dan pengedar tidak mudah masuk melegalkan bisnisnya di selayar sehingga masyarakat selayar terbebas dari narkoba,” ujar asri.

Baca juga :   Para Gym Makassar, Gelar Body Contest

GENETIKA sebagai lembaga anti narkotika yang hadir berkonstribusi dalam menyelamatkan generasi dari bahaya narkoba telah melebarkan sayapnya ke desa-desa membentuk relawan yang ikhlas yang peduli dalam selamatkan satu lindungi sejuta generasi.

Asri berharap dengan adanya relawan di setiap desa dapat meminimalisir peredaran dan pengunaan narkoba dan Indonesia bisa lepas dari darurat narkoba.

Baca juga :   Inovasi Teknologi Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Kopi Indonesia

Penulis: Jaya Jumain
Editor: Dim
Ket. Foto: Juru bicara GENETIKA, Asri Syamsuddin. Foto: Jaya Jumain.