Kupu-kupu Putih Serang Rumah Warga di Pinrang

Kupu-kupu putih yang menyerang warga Pinrang setiap musim panen padi. (Foto: KabarMakassar/Rudi)

KabarMakassar.com — Sejumlah areal persawahan di Kabupaten Pinrang memasuki masa panen. Seperti biasanya, setiap musim panen, warga Pinrang selalu “diserang” dengan kawanan kupu-kupu putih berserbuk yang dampaknya jika terkena kulit menyebabkan memar dan gata-gatal.

Kupu-kupu putih ini biasanya mulai bermunculan di waktu petang dan terbang berkerumun mengikuti sumber cahaya lampu di malam hari, termasuk lampu kendaraan di jalan raya.

Untuk menghindari serangan kupukupu putih ini, sejumlah warga memilih untuk tidak menghidupkan lampu di teras rumahnya.

“Serbuk yang dikeluarkan kupu-kupu ini bila terkena kulit membuat kulit kami gatal-gatal. Ini sangat mengganggu waraga,” kata Jaenab, salah seorang warga Pinrang, Ahad (8/3) sore.

“Apalagi rumah kami dekat dari persawahan. Kalau lampu dinyalakan, pasti banyak sekali yang menempel disitu. Agar tidak didatangi (kupu-kupu), saya memilih mematikan lampu di teras rumah,” lanjutnya.

Jaenab berharap, kondisi ini bisa segera direspon pemerintah setempat. Paling tidak, kata dia, ada upaya yang dilakukan seperti melakukan pembasmian terhadap kupu-kupu yang diyakini menjadi penyebab penyakit gatal-gatal tersebut.

“Semoga ada tindak lanjut dari pemerintah. Apalagi kupu-kupu yang datang semakin lama semakin bertambah banyak,” ujarnya.

Reporter :

Editor :

Rudi Hartono

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI