KPPU : Waspada Telur Tetas Marak di Pasaran

Darmawati Salah Seorang Pedagang Sembako Di pasar Terong [Foto: Imran]

KabarMakassar — Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU Makassar Ramli Simanjuntak menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di Sulawesi Selatan agar waspada terhadap penyebaran telur tidak layak konsumsi.

Hal ini disampaikan Ketua KPPU Makassar, Ramli setelah menemukan telur tetas dijual bebas di pasar tradisional di Sulawesi Selatan.

Telur tetas atau telur yang berasal dari induk yang dibuahi oleh pejantan sehingga dapat ditetaskan karena telur bertunas tidak layak konsumsi.

Baca juga :   Berita Foto : Hujan Dalam Bidikan Lensa

Tingginya permintaan telur menjelang perayaan maulid, Natal dan tahun baru dijadikan peluang bagi pihak tidak bertanggung jawab untuk memperdagangkan telur tetas.

“Hati hati telur tetas ada peluang karena mau maulid banyak permintaan,” Terang Ketua KPPU Makassar Ramli Simanjuntak, Selasa 28 November 2017.

Satgas ketahanan pangan Sulawesi Selatan yang terdiri dari sejumlah instansi diantaranya KPPU Makassar melakukan sidak di sejumlah tempat.

Baca juga :   Cucu Pingsan, Nenek Ini Gagal Jabat Tangan JK

Dari hasil sidak, diketahui harga telur ayam dan cabai keriting naik.

Meski telur ayam naik 10 ribu rupiah per rak sejak tiga pekan lalu namun ini dinilai masih wajar mengingat memasuki perayaan maulid tiap tahunnya harga telur mengalami kenaikan karena permintaan yang meningkat.

Penulis Baba Duppa