Kota Malino akan Dijadikan Kampung Inggris

KabarMakassar.com — Kota Malino yang berlokasi di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa terpilih menjadi lokasi untuk dijadikan Kampung Inggris oleh Briton English Education. Kampung Inggris ini akan menjadi sarana pilihan dalam mengembangkan pengetahuan berbahasa inggris.

Hal ini menjadi fokus pembahasan antara Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dengan Direktur Briton English Education, Sirajuddin Tenri melalui pertemuan virtual, Senin (22/6) kemarin.

Sirajuddin Tenri mengatakan, pembentukan Kampung Inggris ini adalah bentuk dukungan Briton English Education kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dalam berbahasa inggris.

“Ini bagian dari kami menghadirkan inovasi-inovasi model pendidikan baru di wilayah Kabupaten Gowa,” kata Sirajuddin, Selasa (23/6).

Menurutnya, target jangka panjang dengan adanya Kampung Inggris ini adalah akan menciptakan SDM bertaraf internasional, terkhususnya bagi warga setempat.

“Konsep pembelajaran yang akan kita terapkan adalah belajar yang inovatif melalui wisata pendidikan. Sehingga ada balancing antara belajar formal di kelas begitu juga di luar kelas,” jelasnya.

Dengan begitu, kata dia, Kota Malino ini akan menjadi pusat pelatihan bahasa inggris secara non formal atau secara terbuka yang tentunya juga akan memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki wilayah berjuluk Kota Bunga ini.

“Ini juga akan berpotensi dalam menarik lebih banyak orang lagi wisatawan ke Malino. Bahkan kami optimistis Kampung Inggris ini akan menjadi pencetus diadakannya olimpiade bahasa inggris secara nasional,” jelasnya.

Selain itu, ia juga berharap Gowa dapat menjadi contoh inovasi pengembangan bahasa inggris. Karena, kata dia, hal ini merupakan kampung wisata bahasa inggris pertama di Indonesia.

Lanjut, Sirajuddin mengatakan inovasi lainnya yang akan dilakukan yaitu menciptakan model pembelajaran bahasa inggris secara digital di kelas. Model ini pula dinilai sangat cocok ditengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Untuk implementasi pembelajaran digital ini, kita bisa menetapkan atau menunjuk mungkin SD dan SMP percontohan dari Gowa untuk bisa menjalankan standar pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris secara online,” terangnya.

Sementara itu, Adnan menyambut baik rencana Briton English Education yang memilih Kabupaten Gowa sebagai pusat pengembangan bahasa inggris di Sulawesi Selatan.

Apalagi, kata dia, langkah ini sejalan dengan program Pemkab Gowa yang memang fokus dalam membangun SDM melalui pendidikan.

“Kekayaan suatu daerah, kekayaan suatu negara bukan hanya ditentukan pada sumber daya alamnya saja tetapi ditentukan juga SDM-nya,” kata Adnan.

Ia mengakui bahwa pada perkembangan saat ini bahasa Inggris sangat dibutuhkan khususnya bagi anak-anak karena bahasa Inggris ini merupakan bahasa internasional.

“Kampung Inggris yang akan dibentuk Briton semoga bisa diintegrasikan dengan Kampung Inggris yang telah dicanangkan Pemkab Gowa. Apalagi, Kampung Inggris yang kita bentuk sudah berjalan selama dua tahun,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Redaksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI