News

Korban Meninggal akibat Terbakar jadi Dua Orang

Korban Meninggal akibat Terbakar jadi Dua Orang

Kabar Makassar--- Setelah sempat dirawat di Ruang Unit Luka Bakar Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar Sulawesi Selatan, Daeng Sattu usia 60 tahun menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu, 14 Juni 2017.

"Meninggal sekitar setengah lima sore, terus jenazahnya dibawa setelah waktu berbuka puasa," kata Rahmat 23 tahun salah seorang kerabat Daeng Sattu saat dihubungi kabarmakassar.com.

Jenazah dibawa ke Desa Pajukukang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros Sulawesi Selatan untuk dimakamkan siang ini.

Sebelumnya, pada Sabtu 10 Juni 2017, Sania 47 tahun meninggal dunia di RS Bhayangkara Makassar.

Sementara satu korban lainnya, yakni Rani 7 tahun (sebelumnya disebut Rana) masih dirawat di PICU RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Dengan meninggalnya Daeng Sattu, maka sudah ada dua korban yang meninggal atas peristiwa pembakaran yang dilakukan oleh Iphul 25 tahun yang tak lain masih merupakan anak tiri Sania.

Sebelumnya pada Jumat 9 Juni 2017 kemarin, Iphul melakukan pembakaran di rumah keluarganya di Jalan Seroja Kelurahan Kampung Buyang Kecamatan Mariso Makassar Sulawesi Selatan.

Iphul menyiram bensin kemudian menyalakan api ke dalam ruang tamu yang didalamnya ada Sania ibu tiri Iphul, Daeng Sattu ayah kandung Sania dan Rani adik sebapak Iphul.

Iphul melakukan aksi nekad karena motornya rusak.

Meski sempat bersembunyi, Iphul akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Mariso setelah mengetahui jika ibu tirinya meninggal.

Kini Iphul diamankan di Mapolrestabes Makassar.

Penulis: Baba Duppa
Editor: Dim

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close