Korban Banjir di Manggala Antang Terserang Gatal

KabarMakassar.com — Sejak tiga hari lalu, sekitar 1.421 orang dari 546 Kepala keluarga menjadi korban banjir di Kelurahan Manggala Kecamatan Manggala kota Makassar Sulawesi Selatan. Sebagian bahkan sudah mengungsi di lima titik pengungsian yang sudah didirikan.

Salah satu titik pengungsian yakni di Masjid Al Muttaqin yang terletak di Jalan Ujung Bori Raya Blok 8 Perumnas Antang, Kelurahan Manggala yang terletak tidak jauh dari titik banjir.

Sekitar 100 warga yang mengungsi mulai terserang penyakit diantaranya Gatal, tensi tinggi, batuk, flu dan menggigil. Warga menderita penyakit gatal diantaranya akibat terendam air.

Baca juga :   KAHMI Menggelar Obrolan Tantangan Ketenagakerjaan di Indonesia

Untuk memberikan pelayanan kesehatan setiap hari ada empat perawat dari puskesmas Antang Perumnas yang berjaga di titik pengungsian dengan penyediaan sejumlah obat diantaranya salep, obat gatal, vitamin hingga obat batuk.

“Sejak tiga hari ada sekitar 100 orang yang diberi perawatan ada yang gatal, flu sama menggigil,” kata Nur Alan, Perawat Puskesmas Antang Perumnas.

Hingga saat ini, ratusan rumah di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala Kota Makassar Sulawesi Selatan terendam banjir dengan ketinggian air hingga di atas dua meter.

Baca juga :   PSM Dilema Menjadi Tuan Rumah Piala Presiden

Banjir paling parah diantaranya terjadi di Blok 10 perumnas Antang. Jalur transportasi masuk maupun keluar dari wilayah ini harus menggunakan perahu karet karena air bahkan hampir mencapai atap rumah warga.

Meski sejumlah bantuan seperti bahan makanan hingga obat obatan Sudah disalurkan , namun warga masih membutuhkan bantuan seperti air bersih untuk mandi dana pakaian kering.

Mendengar kabar tersebut, Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto langsung turun ke lokasi warga terserang penyakit gatal-gatal.

Baca juga :   Sigap Tanggap Keluhan Genangan ala Dinas PU Makassar

Danny didampingi Kepala DP3A, Tenri Palallo, Kadis Sosial Muchtar Tahir dan sejumlah unit kerja lainnya mengantarkan bantuan yang menjadi kebutuhan warga.

Tak hanya itu, Danny mendengar keluhan warga yang mengalami gatal-gatal ia pun langsung memanggilkan dokter untuk segera mengobati. (*)

Penulis Baba Duppa