Konferensi Smart City di Makassar Dihadiri 51 Delegasi Perusahaan Jepang

Konferensi Kota Cerdas diinisiasi Pemkot Makassar bersama dengan Japan Association for Smart Cities in ASEAN (JASCA), digelar di Hotel Aston Makassar, Kamis (27/2).

Kabarmakassar.com — Konferensi Kota Cerdas atau Smart City yang diinisiasi Pemkot Makassar bersama dengan Japan Association for Smart Cities in ASEAN (JASCA), mulai digelar di Hotel Aston Makassar, hari ini, Kamis (27/2).

Setidaknya ada sebanyak 51 delegasi perusahaan Jepang hadir dalam Konferensi Smart City ini.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan tersebut mengatakan, dengan banyaknya delegasi perusahaan Jepang yang hadir, hal ini berpotensi mendorong Kota Makassar menjadi kota cerdas yang juga didukung dengan orang-orang cerdas.

“Dengan banyaknya perusahaan Jepang, Kota Makassar sangat berpotensi untuk menjadi kota smart atau smart city. Tentu saja bukan hanya sekedar infrastruktur atau IT, tapi jauh lebih penting yaitu smart people juga. itu penting untuk mengubah mindset orang lebih baik kedepannya.” kata Iqbal.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Ismail Haji Ali menambahkan, Konferensi Smart City ini akan memberikan dampak positif kepada Kota Makassar. Pasalnya, selain menjalin kerjasama dengan pemerintah Jepang, kegiatan ini juga akan memberikan kontribusi dari aspek teknologi.

“Ini kan peluang. Paling tidak dari aspek teknologi dia bisa membantu. Termasuk dari aspek pembiayaan atau pendanaan, karena kita tahu pihak Jepang itu sudah mapan dari segi pendanaan. Negara maju lah,” kata Ismail.

Menurutnya, selain infrastruktur dan bidang usaha yang ada di Kota Makassar, melalui kegiatan ini pihak Jepang juga bisa melakukan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar.

“Konferensi Smart City ini akan berlangusng dua hari, mulai hari ini hingga besok. Hari ini full konferensi, besok ada kunjungan ke beberapa lokasi yang jadi target dari JASCA. Diantaranya Dinas Perhubungan mengenai sistem pengendalian transportasi di Makassar. Disana kita punya operation room sendiri sebagai central integrasi smart city di Makassar,” terangnya.

“Selain itu juga ada Bank Sampah yang di Toddopuli dan pengolahan sampah kita di TPA. Termasuk layanan home care. Yang akan dikunjungi itu Puskemas Kassi-kassi,” tambahnya.

Reporter :

Editor :

Qiswanty

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI