Kolaborasi BP2M-MATIC Gelar Makassar MICE Forum

Makassar MICE Forum 2017 [Foto: Int.]

Kabar Makassar — Badan Promosi Pariwisata Makassar (BP2M) bersama tim Makassar Tourism Community (MATIC) menggelar Makassar MICE Forum yang akan menggali potensi pariwisata Sulsel yang selama ini ditopang MICE atau Meeting, Incentive, Convensi dan Exhibition di Mall Ratu Indah pada Selasa, 29 Agustus 2017 besok.

Diskusi yang dikelola dalam bentuk Focus Group Discussion ini akan menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif Makassar Rusmayani Madjid, Pemerhati Pariwisata Sulsel Andi Januar Jaury Darwis, Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga dan Ketua DPD Pengelola Pusat Perbelanjaan (APPBI) Sulselbar Subhan Mappatunru.

Menurut Program Manager Matic, Hendra Nick Arthur Pada diskusi media dengan tema “Makassar MICE Forum” sebagai indikator pula, ketersediaan pasokan kamar bahkan tidak sebanding dengan pergerakan peserta dari penyelenggaraan MICE, di mana utilisasi sekitar 45 persen hingga 60 persen.

Baca juga :   Potensi Kerjasama Victoria dan Makassar dalam Bidang Pariwisata

Padahal, terdapat beberapa titik destinasi potensial di Makassar dan sekitarnya yang masih membutuhkan sentuhan radikal untuk menarik angka kunjungan. Tidak hanya terbatas pada dukungan infrastruktur dan aksesibilitas pada destinasi wisata yang relatif terbatas, tetapi juga terbentur pada pola pengembangan yang masih bersifat konvensional.

“Kondisi dan peluang inilah yang akan dibahas dalam FGD yang diselenggarakan di Mall Ratu Indah,” ungkapnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat industri pariwisata akan terus mengalami peningkatan. Ini bisa dilihat dari angka perjalanan wisatawan dan tingkat hunian hotel di Indonesia pada tahun 2015. Data BPS mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Juni 2015 sebanyak 815.100 orang, naik dari Mei 2015 yang mencapai 793.499 orang.

Baca juga :   Cerita Cinta Kahitna Dengan Coto, Pisang Ijo dan Mie Titi

Selama Semester I atau pada periode Januari-Juni 2015, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 4,66 juta kunjungan. Dari jumlah itu tercatat mengalami kenaikan 2,34 persen disbanding kunjungan wisatawan mancananegara pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 4,55 juta kunjungan.

Dari sisi Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada Juni 2015, mencapai ratarata 54,14 persen, naik 0,42 poin dari TPK Mei 2015.

Data Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel menilai pengembangan pariwisata membutuhan skema pendekatan partisipatif agar seluruh program pengembangan didukung penuh masyarakat dan menghindari terjadinya konflik kepentingan dengan penduduk setempat, serta memastikan bahwa manfaat dari program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat di sekitar destinasi wisata.

Baca juga :   FOTO : Begini Suasana Penyumpahan Insinyur di Kampus Hijau

FGD ini di support oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel.

Sekadar diketahui, suatu jenis kegiatan pariwisata di mana suatu kelompok besar, biasanya direncanakan dengan matang, berangkat bersama untuk suatu tujuan tertentu. Akhir-akhir ini telah suatu kecenderungan pada para pelaku pasar pariwisata untuk mengganti istilah ini menjadi “The Meetings Industry”. (Adv)

Foto: Int.

[divider sc_id=”sc183156756081″]divider-3[/divider]