Kerajaan Bajeng Proklamasikan Merdeka 14 Agustus

Kabar Makassar — Jika biasanya upacara pengibaran bendera merah putih sebagai hari Kemerdekaan Indonesia digelar pada tanggal 17 Agustus, namun berbeda dengan yang dilakukan warga di Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Tepat tanggal 14 Agustus 2017, warga di daerah ini menggelar prosesi adat yakni pengibaran duplikat bendera merah putih dan bendera kerajaan atau yang disebut Jole Jolea.

Baca juga :   Hari Pertama Kerja, SYL Gelar Halal bi Halal

Pengibaran bendera ini digelar secara adat di halaman Istana Kerajaan Bajeng di Jalan Ballalompoa, Kecamatan Bajeng kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Selain menggunakan musik tradisional, para peserta termasuk tokoh adat yang dikenal dengan gelar Batang Banoa juga menggunakan pakaian kerajaan.

Ritual ini dilakukan untuk mengenang perjuangan leluhur dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menegaskan bahwa bendera merah putih terlebih dahulu berkibar di kabupaten Gowa sebelum hari proklamasi kemerdekaan atau 17 Agustus.

Baca juga :   Peresmian Gedung Baru RSIA Sentosa

Dalam upacara ini juga tak luput dibacakan sejarah singkat ritual, ketika Jepang mengumumkan kalah oleh pasukan sekutu.

“Saat itu salah seorang perwira tentara Jepang bernama Fukushima mendatangi pemuka kerajaan bajeng untuk mengobarkan perang agar tak terjajah oleh pasukan sekutu,” Kata
Makmur Mansyur Ketua Dewan Adat Kerajaan Bajeng.

Usai pengibaran bendera acara kemudian dilanjutkan dengan hiburan tari dan musik tradisional.

Baca juga :   Open House JK Dijaga Ketat 3 Ribu Personil Gabungan TNI-Polri

[divider sc_id=”sc644305204630″]divider-2[/divider]

[team layout=”2″ staff=”487″ sc_id=”sc771602828550″]