Kepala Bapenda Sulsel Pimpin Rakor Optimalisasi PAD

KabarMakassar.com— Kepala Bapenda Kabupaten/kota se-Sulsel atau Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah kabupaten/kota mengikuti rapat koordinasi optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dan dana bagi hasil (DBH) pajak daerah yang digelar di ruang rapat Bapenda Sulsel, Senin 2 Oktober 2017.

Rakor yang dipimpin oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel Drs H Tautoto TR M.Si diantaranya sebagai koordinasi mengoptimalisasi PAD.

Baca juga :   Deng Ical: UMKM Stabilkan Perekonomian Makassar

Kepala Bapenda Sulsel berharap dalam rakor ini, kepala bapenda kabupaten/kota atau kepala dinas pengelola keuangan bisa membantu Bapenda Sulsel dalam melakukan penagihan lima pajak daerah yang dikelola Bapenda Sulsel.

Sebab kabupaten/kota juga mendapatkan DBH dari pemungutan lima pajak daerah yang dikelola Bapenda Sulsel, yakni pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Sebanyak 30 persen PKB dan BBKB ini diberikan kepada kabupaten kota dan 70 persen diberikan kepada provinsi.

Baca juga :   Bapenda Sulsel Optimis Capai Target 2017

Sementara pajak rokok sebanyak 70 persen diberikan kepada kabupaten/kota sedangkan provinsi hanya menikmati 30 persen. Sementara pajak air permukaan hasilnya dibagi rata, 50 persen untuk provinsi dan 50 persen untuk kabupaten/kota.

“Daerah sangat bergantung dengan Bapenda Sulsel. PAD suatu daerah harus lebih besar dari pada DBH Bapenda Sulsel,” Kata Tautoto.

Baca juga :   BPM Makassar Penyuluhan Pengurus LPM Kelurahan

Sementara itu, Kota Makassar mendapatkan DBH yang paling besar dan Pemkab Selayar paling sedikit.(rilis)