Kenali Perbedaan Flakka dan PCC

Kenali Perbedaan Flakka dan PCC

Kenali Perbedaan Flakka dan PCC

Kabar Makassar ----- Maraknya penyalahgunaan Paracetamol Cafein Carisoprodol atau pil PCC sering dikaitkan dengan narkoba jenis flakka yang memiliki efek dianggap mirip.

Meski demikian, Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan bahwa keduanya berbeda. Hal ini ditegaskan oleh Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari yang mengatakan PCC bukanlah flakka.

"Menurut literatur yang kami peroleh, memang kandungan obat ini sementara ini bukan merupakan narkotik dan juga bukan yang sekarang ini tersebar ditengah masyarakat adalah jenis flakka, bukan," katanya.

Diketahui, flakka merupakan narkoba berbentuk kristal yang berasal dari luar negeri.

"Flakka sendiri sangat berbeda dengan kandungan zat atau obat-obat yang sekarang dikonsums terkandung dalam obat atau pil PCC yang digunakan anak sekolah di Kendari," ujar Arman.

Sementara PCC merupakan digolongkan sebagai obat daftar G dimana penggunanya harus menggunakan resep dokter. PCC mengandung Carisoprodol mempunyai efek yang bisa melemaskan otot dan menghambat rasa sakit antara saraf dan otak. Sebenarnya, obat ini adalah salah satu jenis obat penghilang rasa sakit (analgetik).

Berbeda dengan narkoba jenis flakka yang mengandung bahan senyawa aktif kimia alpha-PVP. Zat ini adalah stimulan utama yang merangsang naiknya hormon dopamin. Dampaknya yang ditumbulkan apabila dikonsumsi berlebihan akan menimbulkan kesenangan berlebihan, agresivitas tinggi, hingga tak sadarkan diri.

Meski demikian, BNN menyatakan narkoba yang memiliki efek ke pengguna seperti zombie ini, sudah masuk ke Indonesia.

Marwah Ismail

Journalist

Pewarta yang telah memiliki sertifikasi "Jurnalis Muda" dari Dewan Pers. Mahasiswi Jurusan Broadcast Universitas Fajar ini aktif menulis sejak 2013 lalu.

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close