Kemenristek Dikti Seleksi Anugerah Karya Iptek dan Inovasi

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

KEMENTERIAN Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) akan memberikan apresiasi Anugerah Karya Iptek dan Inovasi Nasional bagi instansi dan anak bangsa dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22.

Penghargaan ini sebagai rangkaian acara HAKTEKNAS ke-22 yang akan dipusatkan di Kota Makassar pada 10 Agustus 2017. Kegiatan dengan tema Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan, Kemenristek Dikti ini diterbitkan melalui SK No.198/M/KPT/2017,

Penganugerahan Karya Iptek dan Inovasi Nasional diberikan kepada Perguruan Tinggi, Industri, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Lembaga Litbang, insan akademik, aktor-aktor inovasi dan masyarakat akar rumput.

Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe menjelaskan tujuan penyelenggaraan Penganugerahan Karya Iptek dan Inovasi Nasional tahun 2017, diantaranya

  1. Mendorong peningkatan kemampuan Iptek yang diikuti dengan penguatan inovasi nasional untuk mendukung kemandirian dan daya saing bangsa Indonesia;
  2. Membangun iklim kondusif penguatan dan pengembangan inovasi sebagai outreach dari riset Iptek dalam penciptaan nilai tambah secara komersil, ekonomi dan sosial-budaya secara berkelanjutan; dan
  3. Memberikan dorongan kepada para pelaku inovasi agar dapat terpacu dalam mewujudkan ide kreatif dalam penciptaan nilai tambah, baik sebagai individu maupun melalui kemitraan dan kerjasama antar aktor inovasi.

Penyelenggaraan penganugerahan bagi karya iptek dan inovasi nasional tahun 2017, dilaksanakan dengan asas kebebasan akademik, partisipatif, keterbukaan, akuntabilitas, manfaat (komersial, ekonomi dan atau sosial-budaya), serta keberlanjutan.

Direktur Sistem inovasi Ophirtus Sumule, menambahkan bahwa berdasarkan hasil seleksi administrasi dan Sidang Tim Juri yang diselenggarakan pada tanggal 13 Juli 2017 telah didapatkan 5 (lima) besar calon penerima Anugerah Iptek 2017 dengan kategori:

  • Budhipura : Diberikan kepada Pemerintah Provinsi atas prestasi dalam pembinaan kabupaten dan kota, baik dalam bentuk kebijakan, fasilitasi sumber daya, maupun penciptaan iklim kondusif bagi pengembangan dan penguatan inovasi pada kabupaten dan kota, sehingga dapat dihasilkan inovasi dengan nilai tambah, dalam bentuk komersial, ekonomi maupun sosial-budaya. Calon Penerima: Pemprov Jawa Barat, Lampung, Riau, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.
  • Budhipraja : Diberikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota atas, prestasi Inovasi yang menghasilkan nilai tambah, baik dalam bentuk komersial, ekonomi maupun sosial-budaya. Calon Penerima: Kota Cimahi, Kota Magelang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Sragen.
  • Widya Kridha : diberikan kepada lembaga atas prestasi yang untuk mengapresiasi lembaga yang telah mendorong dan mendukung dalam pembangunanan budaya inovasi dimasyarakat. Calon Penerima: Bandung Techno Park, Lembaga Swa Bina Prakarsa, Pro Indonesia, Teknopreneur Kitin Kitosan Indonesia dan Visio Incubator.

Selanjutnya para calon penerima anugerah akan melakukan pemaparan, meliputi

  1. Perencanaan;
  2. Kapasitas SDM;
  3. Infrastruktur, sarana prasana dan metode kerja;
  4. Budaya inovasi;
  5. Sistem informasi dan dokumentasi; dan
  6. Hasil inovasi, di hadapan Tim Juri sebagai bagian dari proses seleksi untuk menetapkan pemenang Anugerah Iptek dan Inovasi Nasional pada Rabu-Jumat, 19-21 Juli 2017 di Ruang Rapat Gedung BPPT 2 Lantai 24 Jakarta

Citizen Report :

Staf Ahli Kemendikti,
Bahra Andang

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.