News

Kawan Berkabar dari Malta Negara Penuh Sejarah

Kawan Berkabar dari Malta Negara Penuh Sejarah

Kabar Makassar --- Malta atau Republik Malta adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Eropa Selatan. Malta memiliki lima pulau yaitu Malta, Kemmuna, Ghawdex, Kemmunett dan Filfla. Hanya pulau Malta, Kemmuna dan Ghawdex saja yang berpenghuni.

Dengan letak yang strategis membuat negara ini dijajah oleh berbagai penguasa selama berabad-abad. Negara yang memiliki kebudayaan gabungan dari Arab, Italia dan Inggris ini terkenal sebagai tujuan pariwisata khususnya bagi orang Eropa.

KabarMakassar.com kali ini kedatangan tamu pasangan Travel Blogger dari Malta sejak Sabtu, 22 Juli 2017. Leon Joe Parnis dan Kirsten Brincat tiba di Indonesia setelah melakukan perjalanan mereka di beberapa negara yaitu Malaysia, Singapura, Selandia Baru dan Australia. Sebelum ke Makassar mereka telah mengelilingi berbagai tempat wisata dan kota yang terkenal di Jawa seperti Karimun Jawa, Bromo, dan Borobudur. Akan tetapi pasangan ini tidak memasukkan Bali dalam list perjalanan mereka.

"Kami memilih Makassar ketimbang Bali yang sudah mainstream di kalangan pelancong," ujar Leon, 29, ketika ditanyai kenapa memilih Makassar sebagai destinasi setelah bertolak dari pulau Jawa.

Ketenaran Bali memang tidak bisa dipungkiri, bahkan sering kali wisatawan asing lebih mengenal Bali ketimbang Indonesia sendiri. Kirsten menambahkan Bali hanyalah bagian kecil saja dari Indonesia. Meski terkenal dikalangan turis mancanegara, pasangan ini lebih memilih untuk menjelajahi bagian lain dari Indonesia, terutama timur Indonesia.

"Cuaca di Malta sangat mirip dengan Makassar, kami merasa seperti di rumah sendiri," ucap Kirsten. Langit cerah dan udara yang selalu hangat di siang hari adalah ciri negara beriklim laut membuat Malta dan Makassar memiliki kemiripan cuaca.

Bahasa Malta sendiri sangatlah unik karena dipengaruhi oleh campuran tiga bahasa yaitu Italia, Arab, dan Inggris. Negara ini juga telah menjadi sebuah warisan dunia. Hal ini dikarenakan terdapat tiga kuil batu megalitik besar yang telah berdiri sejak 3600 tahun sebelum kelahiran Isa Al-Masih.

Dalam website Warisan Dunia UNESCO, Valletta di Malta disebut sebagai salah satu daerah yang paling berpusat pada sejarah di dunia. Sebagai Ibu kota, Valletta menjadi ibukota yang kepadatannya hanya kurang dari satu kilometer persegi. Kota ini penuh dengan sejarah, ruangan terbuka dan lorong, arsitektur Baroque yang indah, balkon kayu tradisional, toko-toko dan mal, museum, monumen, istana, benteng, gereja dan banyak lagi.

Sebagai kota yang penting, Valletta juga menyajikan tempat yang menarik untuk dikunjungi oleh para turis, seperti diantaranya Katedral St. John, Museum National Seni, Museum Perang Nasional dan Museum Nasional Arkeologi. Tak hanya itu, turis juga bisa menikmati jalan santai di kebun Upper Barrakka, Valletta Waterfront dan Republik Street.

Jika Anda penggemar kartun Popeye, si pelaut yang suka makan bayam, maka bersiaplah untuk bernostalgia. Di Il-Mellieħa, Malta, terdapat Popeye Village atau Desa Popeye sungguhan. Lebih dari sekitar 20 bangunan kayu, dibangun menggunakan batang kayu gelondongan yang diimpor dari Belanda. Untuk melindungi desa dari hantaman ombak, tebing setinggi 75 meter mengelilingi Desa Popeye.

"Luas Malta hanya setengah saja dari luas negara Singapura, tapi jika berkunjung ke sana dijamin akan menjadi perjalanan yang sangat berkesan," tutup Leon.

Foto: Travel Blogger dari Malta, Leon Joe Parnis dan Kirsten Brincat oleh Rahmat Latang Reppa

Rahmat Latang Reppa

Journalist

Aktif berkontribusi dalam dunia jurnalis sejak tahun 2008. Jurnalis yang mampu berkarya dalam dwi-bahasa ini penulisannya berfokus pada Kebudayaan dan Pendidikan. Bergabung di PT. Kabar Grup Indonesia pada tahun 2016 dan berkarya di KabarAustralia.com

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close
%d bloggers like this: