Kasat Reskrim Polrestabes Benarkan Kasus Penculikan Anak di Jalan Pendidikan

Ilustrasi (Ist)

KabarMakassar.Com — Pagi ini masyarakat Kota Makassar kembali dikejutkan dengan kasus penculikan anak yang di Jalan Pendidikan Raya Blok F 11 Nomor 12 pada Selasa, 9 Januari 2018 pagi tadi.

Hal ini telah dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Anwar Hasan saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kejadian Jalan Pendidikan di Makassar, Selasa 9 Januari 2018. “Tadi sekitar pukul 13.00 diduga terjadi penculikan,” ungkapnya di depan rumah korban.

Baca juga :   Arus Mudik Membludak, Pelni Terkendala Seat

Berdasarkan penjelasan saksi, lanjutnya ada 2 orang yang melakukan penculikan.

“Menurut saksi tante korban ada 2 orang yang masuk, pura2 antar barang yang isinya air mineral. Dan ditemukan barang bukti 2 kardus air mineral. Sampai saat ini masih dilakukan pengembangan dan penyelidikan,” tutupnya.

Menurut paman korban, Muhlis (42) mengatakan kejadian terjadi sekitar jam 11an. “Terjadi tadi kalau tidak salah sekitar jam 11.20,” tutur paman korban.

Baca juga :   Kapal Tenggelam, Enam Penumpang Meninggal Dunia

Saat paman korban keluar didepan pintu sudah ada penjaga korban Eti Didepan teriak minta tolong

“Tadi Terborgol tangannya, lakban sudah terbuka, dan teriak minta tolong,” ucapnya.

Penjaga korban disekap dengan cara diikat kakinya menggunakan sarung mulut dan lakban warna hitam saat korban diculik dirumah. Penjaga korban masih berstatus mahasiswa di Stie Amkop berumur kurang lebih 27 Tahun.

Masih segar diingatan kasus penculikan anak di Kota Makassar yang dilakukan oleh seorang penculik bayi, Evi Kumalasari (27), warga Jalan Barawaja, Kecamatan Tallo, Makassar, yang kabur ke Kota Parepare pada April 2017 lalu. (*/Mfn)

Baca juga :   PPPA Sulsel : STOP Perkawinan Usia Anak

Penulis: Enggra Mamonto