Kandungan Detonator Berbahaya, Ini Penjelasan Kabid Humas Polda Sulsel

Kabid Humas Polda Sulsel Irjen Polisi Dicky Sondani. [Foto: inikata.com]

Kabar Makassar— Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani menyampaikan jika kandungan detonator yang sebelumnya diamankan di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar beberapa waktu lalu termasuk bahan peledak berbahaya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap detonator oleh Labfor Cabang Makassar diketahui jika kandungan detonator tersebut adalah Petn atau Penta Erythritol Tetranitrat dan termasuk bahan peledak High Explosive.

Baca juga :   Lonjakan Penumpang, PD Terminal Makassar Berlakukan Banyak Aturan

“Kandungan detonator tersebut adalah penta erythritol tetranitrat termasuk bahan peledak High Explosive. Artinya detonator tersebut bukan hanya bisa digunakan untuk bom ikan saja, tapi dapat juga digunakan untuk meledakkan gedung. Detonator tersebut berasal dari India. Kita masih menyelidiki bagaimana detonator itu bisa masuk ke Sulsel,” terang Kombes Polisi Dicky Sondani.

Baca juga :   KPA Sosialisasi Tentang HIV AIDS

Sebelumnya pada Minggu kemarin, Petugas Keamanan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengamankan 500 batang detonator yang terbungkus bersama makanan dalam paket kiriman salah satu agen pengiriman barang.

Detonator ditemukan di ruangan kargo Bandara saat melalui pemeriksaan X-Ray.

Paket rencananya dikirim melalui perusahaan kurir dengan nama pengirim berinisial J alamat Sungguminasa Kabupaten Gowa dan alamat penerima yakni HJ di Ketapang Kalimantan Barat.

Baca juga :   Perlunya Sinergi Masyarakat & Pemerintah dalam Penanganan Penyalahgunaan Narkoba

Satu orang sudah diamankan dan dimintai keterangan.

Penulis: Baba Duppa
Editor: Dim