Kadisdik Makassar Belum Pastikan Pelaksanaan New Normal di Sekolah

Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Abd Rahman Bando.(Foto: KabarMakassar/Qyswanty)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memutuskan akan segera memberlalukan kebijakan baru penanganan Covid-19 dengan konsep new normal berbasis kearifan lokal.

Dengan diberlakukannya konsep ini, masyarakat Kota Makassar ke depan akan kembali melakukan aktivitas seperti sebelumnya tapi dengan catatan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Demikian halnya dengan proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan via daring atau secara online akan kembali dilakukan secara langsung di sekolah.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Rahman Bando mengaku sampai saat ini Pemkot Makassar masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait kapan penerapan new normal di sekolah.

“Keputusan akhir menentukan apakah anak-anak ini sudah memungkinkan kembali belajar di sekolah, itu menjadi ranahnya pemerintah pusat dan kita tunggu,” kata Rahman Bando, Rabu (27/5).

Ia menambahkan Pemkot Makassar telah mempersiapkan skema penerapan protokol kesehatan jika nantinya siswa-siswi kembali diperbolehkan untuk kembali belajar seperti biasanya.

“Jika nanti pemerintah memutuskan bahwa anak-anak sekolah kembali belajar di sekolah, penerapan protokol kesehatan sudah diatur dalam perwali nomor 31,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rahman mengaku jika pihaknya terus melakukan konsolidasi dengan sekolah-sekolah untuk memastikan kesiapan dalam menerapkan protokol kesehatan nantinya jika telah diizinkan.

“Kami telah melakukan konsolidasi di internal dulu, tadi kami lagi melakukan rapat kordinasi langsung dengan menghadirkan Kepala bidang, seluruh kepala seksi, dan perwakilan kepala sekolah SD maupun SMP,” katanya.

“Kemudian pekan depan kita akan lakukan pertemuan video vonference dengan para kepala sekolah di lima belas kecamatan, mungkin nanti ada yang 2 kecamatan, nanti kami atur tehknisnya kami akan jelaskan terkait protokolnya,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Herlin

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI