Jumlah Kasus DBD di Pinrang Melonjak

Ilustrasi - INT

KabarMakassar.com — Jumlah kasus Demam Berdarah Degue (DBD) di Kabupaten Pinrang dalam tiga bulan terakhir (Januari – Maret 2020) sudha jauh melampaui jumlah kasus DBD sepanjang tahun 2019.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, Jumlah kasus DBD di tahun 2019 jumlahnya sebanyak 13 kasus. Sementara dalam tiga bulan awal di 2020, jumlah kasus DBD sudah sebanyak 28 kasus.

“Tiga bulan terakhir ini memang naik menjadi 28 orang kasus positif DBD, dan suspek DBD 77 orang. Sedangkan tahun 2019 hanya 13 orang kasus DBD,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi melalui Kepala Seksi P2PM Dinkes Pinrang, Barnabea Keliky kepada KabarMakassar.com, Kamis (23/4).

Barnabea merinci, dari total 28 kasus DBD tersebut, 10 diantaranya terjadi di Januari, 8 kasus di Februari, dan 10 kasus di bulan Maret.

Ia mengingatkan, selain virus Corona (Covid-19), DBD juga termasuk penyakit yang mematikan jika masyarakat abai terhadap kebersihan lingkungan.

“Bukan hanya Covid-19 yang perlu diwaspadai, melainkan penyakit DBD ini juga mematikan jika abai terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Olehnya itu, Barnabea menyarankan agar masyarakat melakukan gerakan 3 M, yaitu Menutup tempat penampungan air, Menguras dan mengosongkan genangan air dan Mengubur sampah yang berpotensi menimbulkan genangan air.

“Masyarakat juga harus sadar menciptakan lingkungan yang bersih dengan gerakan 3M,” tutupnya.

Reporter :

Editor :

Rudi Hartono

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI