Jerman Bantu Sistem Pelayanan Publik Sulsel

Penandatangan kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia dan GIZ-Transformasi dari Jerman resmi bekerjasama dalam Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) dan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, (10/11/2017). Foto; Dok. Humas

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia dan GIZ-Transformasi dari Jerman resmi bekerjasama dalam Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) dan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N). Penandatangan kerjasama itu digelar di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 10 November 2017.

Kerja sama itu bertujuan meningkatkan pelayanan publik. Sulsel memang diharapkan menjadi pusat studi tiru dari daerah-daerah di Kawasan Timur Indonesia (KTI). “Saya ingin (inovasi pelayanan publik) diperkuat lagi. Bukan hanya di provinsi, tapi juga kabupaten/kota lingkup Sulsel. Bahkan, provinsi lain di Indonesia Timur juga harus ikut ditularkan. Saya minta dukungan dari pak gubernur,” kata Menteri Asman.

Baca juga :   Disnaker Makassar Perketat Pembayaran THR

Penerapan JIPP dan SP4N merupakan bagian dari inovasi dalam mendorong pemanfaatan pengetahuan sehingga pelayanan publik berlangsung lancar. Warga pun lebih mudah menyampaikan kritik, keluhan dan saran pada pemerintah dalam hal pelayanan publik. Sebelum Sulsel, Jatim dan Sumsel sebenarnya sudah lebih dulu menerapkan SP4N dengan program Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor).

Disinggung mengenai pilihan menggandeng Jerman, Menteri Asman menyebut didasari berbagai pertimbangan. Di antaranya yakni pihaknya telah lama bekerjasama dengan Jerman dalam konsep Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Pertimbangan lain, teknologi Jerman sudah terbilang familiar. Meski demikian, kerjasama dengan negara lain, semisal Amerika Serikat dan Korea Selatan juga dilakukan di bidang e-government.

Baca juga :   Bank Sulselbar Dukung Kebijakan Transaksi Non-tunai

“Kita kerjasama kok dengan Amerika dan Korea di bidang e-government. Jadi begini ada beberapa keunggulan di setiap negara dan itu kita coba kerjasama, salah satunya yang kita yakini yakni Jerman terkait pelayanan publik,” terang Menteri Asman.

Kepala Kerja sama Pembangunan Kedutaan Republik Ferderal Jerman di Jakarta, Rafael Teck, mengungkapkan negosisasi antara pemerintah Indonesia dan Jerman pada Juli lalu telah menghasilkan beberapa kerja sama strategis di bidang energi, lingkungan hidup, ekonomi dan pemerintahan.

“Saya telah mendengar banyak, bahwa pemerintah (Indonesia) banyak mendukung pembangunan khususnya di Sulsel ini,” ungkap Rafael.

Tentang pelayanan publik, Rafael menegaskan layanan tersebut merupakan hal utama yang dilakukan oleh aparatur pemerintah. Serta perkembangan sosial masyarakat, dimana saat ini masyarakat lebih terbuka pada informasi sehingga pelayanan publik juga harus ditingkatkan.

Baca juga :   Sulsel Peringkat Satu Provinsi Daya Tarik Investasi Terbaik

Dia berharap, pemerintah Sulsel untuk bekerja lebih baik karena pemerintah Jerman siap mendukung hal tersebut. “Hadirnya Gubernur Sulsel dan Menteri (PAN-RB) hari ini adalah wujud tingginya perhatian pemerintah untuk pelayanan lebih baik,” pungkas dia. (*/ADV)