Jemaah An Nadzir Lebaran Idul Adha 1438 H Hari Ini

Kabar Makassar -- Meski pemerintah menetapkan shalat Idul Adha 1438 Hijriah akan dilaksanakan pada 1 September 2017 Jumat besok, namunratusan jemaah An Nadzir di desa Mawang Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan sudah melaksankan shalat Idul Adha pagi ini Kamis 31 Agustus 2017. Jemaah yang memiliki ciri khas yakni jubah dan sorban hitan serta rambut pirang berwarna kuning ini meyakini jika sepuluh dzulhijjah jatuh pada hari ini. An Nadzir meyakini jika sepuluh dzulhijjah sudah masuk pada hari ini berdasarkan hasil pengamatan dan perhitungan ruqyah, perhitungan derajat bulan terbit serta perjalanan bulan ramadhan dan dzulkaidah. Dalam menetapkan idul adha, An Nadzir diantaranya memperhatikan perjalanan bulan yaitu akhir bulan menentukan awal bulan. Berdasarkan perhitungan Jemaah An Nadzir, pada hari Selasa 22 Agustus yang lalu sudah masuk satu dzulhijjah, maka 10 dzulhijjah jatuh pada hari Kamis 31 agustus 2017. Pelaksanaan shalat ied berlangsung khidmat diikuti sedikitnya 300 jamaah An Nadzir. Adapun shalat dimpimpin oleh salah satu tokoh agama An Nadzir yakni Ustadz Samiruddin selaku imam dan khatib. “An Nadzir tetap konsisten dengan sistem perhitungan yaitu bagaimana mendapatkan akhir bulan dengan menentukan awal bulan yang benar, melihat segi terbit bulan melihat 3 hari sebelum berakhir bulan, lihat air pasang laut sebagai satu kunci. Selasa 22 Agustus 2017 lalu ditemukan terjadi akhir bulan dan masuk ke awal bulan. Kemudian hitung 10 hari kemudian dan ini hari ke 10 dzulhijjah,” Kata Ustadz Lukman A Bakti pimpinan An Nadzir. Usai shalat, para jemaah kemudian saling berjabat tangan dan memohon maaf. Selain waktu Shalat Idul Adha yang berbeda dengan pemerintah pada Shalat Idul Fitri 1438 yang lalu jeamaah An Nadir juga melakukan ibadah Shalat ied lebih awal satu hari.

Kabar Makassar — Meski pemerintah menetapkan shalat Idul Adha 1438 Hijriah akan dilaksanakan pada 1 September 2017 Jumat besok, namun ratusan jemaah An Nadzir di desa Mawang Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan sudah melaksankan shalat Idul Adha pagi ini Kamis 31 Agustus 2017.

Jemaah yang memiliki ciri khas yakni jubah dan sorban hitan serta rambut pirang berwarna kuning ini meyakini jika sepuluh dzulhijjah jatuh pada hari ini.

An Nadzir meyakini jika sepuluh dzulhijjah sudah masuk pada hari ini berdasarkan hasil pengamatan dan perhitungan ruqyah, perhitungan derajat bulan terbit serta perjalanan bulan ramadhan dan dzulkaidah.

Baca juga :   Sejarah Penggunaan Nama Makassar-Ujung Pandang-Makassar

Dalam menetapkan idul adha, An Nadzir diantaranya memperhatikan perjalanan bulan yaitu akhir bulan menentukan awal bulan. Berdasarkan perhitungan Jemaah An Nadzir, pada hari Selasa 22 Agustus yang lalu sudah masuk satu dzulhijjah, maka 10 dzulhijjah jatuh pada hari Kamis 31 agustus 2017.

Pelaksanaan shalat ied berlangsung khidmat diikuti sedikitnya 300 jamaah An Nadzir. Adapun shalat dimpimpin oleh salah satu tokoh agama An Nadzir yakni Ustadz Samiruddin selaku imam dan khatib.

Baca juga :   Bimtek Master Plan Makassar Sombere dan Smart City

“An Nadzir tetap konsisten dengan sistem perhitungan yaitu bagaimana mendapatkan akhir bulan dengan menentukan awal bulan yang benar, melihat segi terbit bulan melihat 3 hari sebelum berakhir bulan, lihat air pasang laut sebagai satu kunci. Selasa 22 Agustus 2017 lalu ditemukan terjadi akhir bulan dan masuk ke awal bulan. Kemudian hitung 10 hari kemudian dan ini hari ke 10 dzulhijjah,”kata Ustadz Lukman A Bakti pimpinan An Nadzir.

Baca juga :   BNN Sulsel: Hanya 1.428 Lakukan Rehabilitasi

Usai shalat, para jemaah kemudian saling berjabat tangan dan memohon maaf. Selain waktu Shalat Idul Adha yang berbeda dengan pemerintah pada Shalat Idul Fitri 1438 yang lalu jeamaah An Nadir juga melakukan ibadah Shalat ied lebih awal satu hari.