Jelang Momentum Politik, Balon Dihimbau Lebih Selektif Gunakan Lembaga Survei

sulsel.pojoksatu.id. [Int.]

 Kabar Makassar– Menjelang pesta politik 2018 mendatang, pengamat politik Universitas Hasanuddin menghimbau agar setiap bakal calon (balon) kepala daerah untuk selektif dalam memilih dan menggunakan jasa lembaga survei. Pasalnya, banyak lembaga survei yang bermunculan dan gencar merilis survei menjelang pilkada.

Pengamat politik, Aspianor Masri menyarankan agar bakal calon hendaknya memperhatikan beberapa hal dari lembaga survei seperti, metode yang digunakan, track record, ketetapan hasil survei, serta penyandang dana survei.

Baca juga :   Momen Maulid Nabi, Balon Gubernur Ini Kunjungi Warga Maros

“Sebaiknya jika para bakal calon itu menganalisa dulu bagaimana transparansi dari suatu lembaga survei, karena sekarang banyak bermunculan lembaga survei baru,” katanya. Senin 14 Agustus 2017. Lebih lanjut ia mengatakan, banyaknya lembaga survei yang bermunculan bukan tanpa tujuan. “Lembaga lembaga survei itu bermunculan dengan tujuan untuk memunculkan figur figur tertentu yang dapat diusung sebagai calon kepala daerah,” sahutnya.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini

Hal ini dapat berdampak pada hasil hasil survei yang kadang tidak di publikasikan, sehingga hanya menguntungkan lembaga atau orang yang menggunakan jasa lembaga tersebut dalam melihat potensi kemenangannya di pilkada.

[divider sc_id=”sc137386674554″]divider-2[/divider]

[team layout=”2″ staff=”1694″ sc_id=”sc1491693672504″]